Tanah Negara Di Duga Di Jual Pejabat BUMN “Publik” Meminta.!. APH Bertindak.

Simalungun //Sergap24jam. Com. 27/4/2026.
Issu dugaan penjualan tanah Negara di BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang di kelolah PTPN IV Palmco regional II Unit Kebun Tinjowan semakin mencuat ke publik dan menjadi sorotan.

Berbagai media sudah mempublikasikan bahwa dugaan penjualan lahan HGU,(Hak Guna Usaha)
terhadap salah satu pengusaha yang bernama Sugeng semakin hari semakin ramai di sorot berbagai media Online, tapi tindakan dari PTPN IV Palmco regional II Unit Kebun Tinjowan dan juga APH (Aparat Penegak Hukum) tidak kunjung juga.

Hal ini semakin menimbulkan kecurigaan publik terhadap karyawan Pimpinan Unit Kebun Tinjowan, mulai dari tingkat Asisten Kepala (Askep), Menejer, dan juga General Manajer (GM). Dan juga APH. Ada apa? Dengan “sugeng” Apakah ketiga staf PTPN IV Palmco regional II Unit Kebun Tinjowan ini punya kedekatan Khusus terhadap sugeng,?,, publik bertanda tanyak.

Mencuatnya dugaan penjualan lahan HGU PTPN IV Palmco regional II Kebun Tinjowan ke publik di picu pernyataan Askep Bapak Sahrol Saragih kamis 23/4/2026 di kantor Afdeling III Kebun Tinjowan
Yang mengatakan Bahwa pihak PTPN IV tidak pernah menjual lahan HGU terhadap Sugeng, Tapi sugeng memang menguwasai lahan HGU PTPN IV. Hal ini sudah kita sampaikan ke pimpinan tapi belum ada tindak lanjutannya.

Sementara Sugeng dengan lantangnya di hadapan publik dan juga Askep mengatakan bahwa tanah tersebut sudah menjadi milik saya, hingga menimbulkan kecurigaan publik kenapa Askep Bapak Sahrul saragih tidak berani membantah Pernyataan Bapak Sugeng, dan bahkan nampak ketakutan di wajah Bapak Sahrul saragih.

Sedangkan GM regional II Bapak Raja Suandi Purba, sudah berulang kali di hubungi oleh Awak media lewat telepon selulernya dan bahkan lewat aplikasi Whatsapp, yang mengatakan apakah benar dugaan penjualan lahan HGU PTPN IV Palmco regional II Kebun Tinjowan tersebut benar adanya? . Tapai Whatsapp awak media ini tidak di jawab oleh Bapak Raja Suandi Purba, yang konon alergi terhadap wartawan yang selalu mengkritik kinerjanya.

Bungkamnya GM Bapak Raja Suandi Purba terhadap wartawan dan tidak beraninya Bapak Askep membantah pernyataan Bapak Sugeng di hadapan publik yang mengatakan lahan tersebut sudah milik saya, semakin memperkuat dugaan bahwa Sugeng punya kedekatan sama pimpinan DIRUT (Direktur Utama) PTPN IV Palmco.

Hingga berita ini di layangkan ke meja kerja Redaksi Bapak Sugeng masih tetap menguasai lahan HGU PTPN IV Palmco regional II Kebun Tinjowan, dan bahkan hukum tidak mampu menyentuh Bapak Sugeng.

Jurnalis : Budiman Na70.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *