Lestarikan Kearifan Lokal, camat siabu dampingi Ibu Wakil Bupati Mandailing Natal Lepas Bibit Ikan di Lubuk Larangan Desa Lumban Dolok

sergap24jam.com

​Madina –Sumut, Wabub Mandailing Natal hadiri sekaligus meresmikan kegiatan restocking (pelepasan bibit ikan) di kawasan Lubuk Larangan Aek Latong-Aek dilokasi Nabara, Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Rabu (1/7/2026). Kegiatan itu adalah merupakan upaya nyata masyarakat
bersama pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem sungai dan melestarikan kearifan lokal.

Pada ​acara itu hadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, di antaranya Asisten 1,Kadis PUPR, Kadis Kesbangpol, Kadis Perpustakaan, Sekretaris Dinas Perikanan, serta Kabag Kesra,turut hadir Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Mandailing Natal, Bahran selaku DPRD Madina putra asli desa Lumbandolok, perwakilan TNBG, Camat Siabu beserta jajaran, Kepala Desa Lumban Dolok beserta perangkatnya, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus Lubuk Larangan masyarakat setempat selaku pelaku pelestarian ekosistem dan mahasiswa KKL UIN Syuhada Padang Sidimpuan yang sedang melakukan KKL di desa Lumbandolok ikut serta ambil bagian sebaga salah satunya Program mereka.

Kepala desa Lumbandolok Abdul Hakim Hasibuan sambutannya menyampaikan kepada Wakil Bupati Madina dan rombongan ,Porkopincam Siabu anak-anak Mahasiswa KKL UIN SYUHADA dari Padangsidempuan,juga seluruh komponen masyarakat desa Lumbandolok yang begitu sangat mendukng hingga terlaksananya kegiatan ini dan mari terus saling kerja sama dalam melestarikan Alam kita ,dan harapan kita bersama semoga Pemerintah daerah selalu mendukung demi terwujudnya apa yang kita maksut, papar kades.

Dalam ​rangkaian kegiatan itu diawali dengan prosesi pengguntingan pita secara simbolis sebagai tanda resmi dimulainya pengelolaan Lubuk Larangan Aek Latong-Aek , Usai peresmian, Wakil Bupati Madina Atika Azmi beserta rombongan dan pengurus Lubuk Larangan langsung melakukan aksi penebaran bibit ikan ke aliran Sungai Aek Latong. Agenda kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi, ramah-tamah, serta makan siang bersama sebagai wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

​Dalam arahannya, atika azmi utami Mandailing Natal menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Lumban Dolok. Beliau menilai bahwa inisiatif pembentukan Lubuk Larangan bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan langkah strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal,kata dia

​lanjutnya beliau sangat mengapresiasi inisiatif masyarakat , Lubuk Larangan adalah bukti nyata bahwa kita mampu menjaga keseimbangan ekosistem sungai sekaligus melestarikan kearifan lokal yang diwariskan leluhur. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat sekitar, kata Wabub Madina dalam sambutannya.

Masih Atika ​melalui kegiatan ini, diharapkan ekosistem sungai di wilayah tersebut tetap terjaga, populasi ikan terus bertambah, dan kearifan lokal Lubuk Larangan dapat terus dipertahankan sebagai salah satu identitas berharga bagi masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal umumnya,tutu dia.
H.Harahap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *