Meski Berkali-kali Digerebek, Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Desa Pon Masih Berlangsung, Warga Desak Aparat Bongkar Jaringan hingga Aktor Utama
Serdang Bedagai, Sumatera Utara// Sergap 24jam.com – Dugaan aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di kawasan sekitar Pajak Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), kembali menjadi perhatian serius masyarakat. Meski kawasan tersebut disebut telah beberapa kali menjadi sasaran penggerebekan aparat kepolisian bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Serdang Bedagai, warga menilai dugaan transaksi narkotika masih terus berlangsung.
Berdasarkan hasil penelusuran dan pantauan Tim di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi, terlihat aktivitas keluar-masuk orang yang dinilai mencurigakan. Sejumlah warga menduga aktivitas tersebut berkaitan dengan transaksi narkotika.
Bahkan, menurut informasi yang diperoleh dari narasumber, salah satu lokasi diduga memiliki pola pelayanan yang telah diatur sedemikian rupa sehingga memudahkan proses transaksi. Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui penyelidikan aparat penegak hukum.
Dari informasi yang dihimpun hingga Selasa (7/7/2026), narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut dugaan peredaran narkotika di kawasan tersebut kini diduga dikendalikan oleh pemain baru.
Beberapa narasumber secara konsisten menyebut inisial LM dan NNT sebagai pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika tersebut. Meski demikian, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya sebelum adanya proses penyelidikan maupun pembuktian hukum oleh aparat yang berwenang.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan profesional guna memastikan kebenaran informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Warga juga meminta agar pemberantasan narkoba tidak hanya berhenti pada penggerebekan sesaat, tetapi mampu mengungkap jaringan, pemasok, hingga pihak-pihak yang diduga menjadi aktor utama di balik peredaran barang haram tersebut.
Selain itu, di tengah masyarakat juga berkembang dugaan adanya oknum yang membekingi aktivitas peredaran narkotika tersebut. Dugaan itu diharapkan dapat menjadi perhatian aparat penegak hukum untuk didalami secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hingga saat ini, belum terdapat bukti maupun pernyataan resmi yang membenarkan dugaan tersebut.
Sebagai bentuk penerapan prinsip cover both sides dan keberimbangan pemberitaan, Opsinews.com telah berupaya menghubungi Kasat Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai, AKP Erikson David, S.H., M.H., serta Kepala BNNK Serdang Bedagai, AKBP Siti Rohani Tampubolon, S.E., M.H guna meminta konfirmasi terkait informasi yang berkembang di masyarakat.
Namun hingga berita ini diterbitkan, permintaan konfirmasi tersebut belum memperoleh tanggapan.
Opsinews.com tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut maupun berkepentingan dalam pemberitaan ini. Apabila terdapat penjelasan atau keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun pihak terkait, redaksi akan memuatnya sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Mendrova/Tim)


