Diduga Korsleting Aki, Mobil Minibus Ludes Terbakar di Dekat Area SPBU Medang Deras
Sebuah mobil minibus jenis Suzuki Carry bernomor polisi BK 1389 EZ hangus terbakar di area SPBU Pakam, Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Senin (23/2/2026) pagi. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh arus pendek atau korsleting pada bagian kelistrikan aki mobil.
​Kapolres Batu Bara melalui Kasat Reskrim AKP Masagus Z.D, S.T.K., M.H., mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Beruntung, posisi mobil saat api muncul belum mencapai titik pengisian bahan bakar.

​Kejadian bermula saat mobil yang dikemudikan oleh Safit (18), warga Desa Gambus Laut, memasuki kawasan SPBU untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Namun, sebelum sampai di depan pompa pengisian, muncul percikan api dari bagian bawah kendaraan.
​”Saat tiba di depan area SPBU, tepatnya masih di luar area pengisian (pompa), tiba-tiba mobil mengeluarkan api dari bagian bawah. Diduga api berasal dari aki mobil,” ujar AKP Masagus.

​Melihat kobaran api yang muncul secara mendadak, pengemudi segera menyelamatkan diri keluar dari kabin. Dalam situasi panik, warga dan petugas SPBU di lokasi berinisiatif mendorong mobil tersebut menjauh dari instalasi pompa BBM untuk mencegah ledakan besar yang lebih fatal.
​Upaya pemadaman dilakukan dengan bantuan petugas pemadam kebakaran dari PT Inalum dan Pemkab Batu Bara yang tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Meski api berhasil dijinakkan dalam waktu singkat, kondisi mobil sudah ludes terbakar dan hanya menyisakan kerangka besi.

​”Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 20 juta akibat satu unit mobil Suzuki Carry yang hangus terbakar,” jelas Masagus.
​Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan posisi mobil berada sekitar 15 meter dari dispenser SPBU saat api membesar. Diketahui pula, kendaraan tersebut sedang membawa surat rekomendasi pembelian solar untuk kebutuhan nelayan atas nama Junaidi dan Saripuddin yang dikuasakan kepada pemilik mobil, Kamarudin Hasibuan.

​Pihak Kepolisian Resor Batu Bara telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Petugas juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.
​”Dugaan sementara adalah korsleting pada aki. Namun, kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran ini,” pungkas AKP Masagus.

​Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek kondisi kelistrikan kendaraan secara berkala, terutama saat akan melakukan pengisian bahan bakar di area yang rawan seperti SPBU. (Boys-3)


