Pantau Arus Mudik dan Wisata, Polres Batu Bara Pastikan Keamanan Lebaran 2026 Tetap Kondusif
Memasuki puncak masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Batu Bara terus memperketat pengawasan di titik-titik rawan kemacetan dan pusat keramaian. Pada Minggu (22/3/2026) siang, intensitas kendaraan yang melintasi wilayah hukum Polres Batu Bara terpantau mengalami lonjakan signifikan.
​Menyikapi dinamika di lapangan, Kabag Ren Polres Batu Bara, AKP Darwin S. Pane, S.H., bersama Kasatgas Preemtif I, AKP Tukkar L. Simamora, S.H., M.H., turun langsung meninjau sejumlah pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan (Pos Yan) mulai pukul 12.30 WIB.
​Fokus utama peninjauan kali ini meliputi lima titik krusial, yakni Pos Pam 1 Simpang Empat Lima Puluh, Pos Pam 2 Simpang Sei Bejangkar, Pos Yan 1 Simpang Kuala Tanjung, Pos Yan 2 Exit Tol Lima Puluh, hingga kawasan wisata Pantai Sejarah.
​Di Simpang Empat Lima Puluh, petugas mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas. Langkah ini diambil guna mengurai volume kendaraan dari arah Pematang Siantar menuju Kisaran, maupun sebaliknya dari Kisaran menuju Medan.
​”Secara umum arus lalu lintas di Jalan Lintas Umum Kabupaten Batu Bara terpantau ramai namun tetap lancar. Kami melakukan rekayasa di titik-titik tertentu karena ada lonjakan volume kendaraan dibanding hari biasa,” ujar AKP Darwin S. Pane di sela-sela pemantauan.
​Selain memantau arus kendaraan, pengecekan kesiapan personel juga menjadi prioritas. Dalam arahannya, AKP Darwin menekankan pentingnya kepekaan personel terhadap gangguan Kamtibmas dan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
​Ada tiga poin utama yang ditekankan kepada para petugas di lapangan:
- ​Respons Cepat: Personel diminta peka terhadap titik hambat dan segera melakukan penguraian jika terjadi kemacetan.
- ​Kesehatan dan Sinergi: Mengingat cuaca dan beban kerja yang tinggi, petugas diminta menjaga kondisi fisik serta tetap solid bersinergi antarinstansi.
- ​Fasilitas Publik: Kebersihan Pos Yan dan Pos Pam harus terjaga agar masyarakat atau pemudik yang singgah dapat beristirahat dengan nyaman.
​Tak hanya jalur mudik, objek wisata Pantai Sejarah juga menjadi sorotan. Hingga Minggu siang, jumlah pengunjung terpantau cukup ramai oleh warga yang memanfaatkan momentum libur Lebaran. Meski padat, situasi di lokasi wisata tersebut dilaporkan tetap tertib dan terkendali di bawah pengawasan personel kepolisian dan banit Sat Intelkam, Briptu Indra.
​Langkah preventif ini diharapkan dapat menjamin perayaan Idul Fitri 2026 di wilayah Kabupaten Batu Bara berlangsung aman, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi para pemudik maupun wisatawan lokal.
(Red/Boys-3)


