Kunjungan Kerja Perdana Kakanwil Ditjenpas Sumut Ke Lapas Kelas I Medan, Tekankan Profesionalisme Dan Penguatan Fungsi Pemasyarakatan

Medan//sergap24jam.com — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, melaksanakan kunjungan kerja perdana ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan pada Rabu (08/07/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan fungsi pemasyarakatan berjalan secara optimal, sekaligus memperkuat pembinaan, pengawasan, monitoring, dan evaluasi terhadap penyelenggaraan layanan pemasyarakatan.

Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil meninjau secara langsung berbagai layanan yang diberikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), mulai dari pelayanan kesehatan, pemenuhan hak komunikasi dengan keluarga, hingga pelaksanaan program pembinaan kepribadian dan kemandirian. Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Kanwil Ditjenpas Sumut dalam memastikan seluruh hak warga binaan terpenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan monitoring terhadap layanan dan sarana pembinaan, Kakanwil juga memberikan penguatan kepada seluruh jajaran pegawai Lapas Kelas I Medan. Penguatan tersebut menitikberatkan pada peningkatan disiplin, profesionalisme, integritas, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai insan pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Jalu Yuswa Panjang menegaskan bahwa seluruh jajaran pemasyarakatan harus terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan dengan mengedepankan nilai-nilai profesionalisme serta integritas.

”Kunjungan ini bukan sekadar melihat kondisi lapangan, tetapi memastikan bahwa seluruh fungsi pemasyarakatan berjalan dengan baik. Saya ingin seluruh jajaran terus meningkatkan disiplin, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan yang profesional serta berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan,” tegas Jalu Yuswa Panjang.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari aspek keamanan, tetapi juga dari kualitas pembinaan yang mampu memberikan perubahan positif bagi warga binaan.

Jurnalis : Syahreza Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *