Kuala Tanjung Disorot Dunia, Polres Batu Bara Gelar Pengamanan Ketat Sambut Kapal Pesiar MV Star Voyager


Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, kembali mencatat momentum strategis dalam peta maritim nasional. Kedatangan kapal pesiar internasional MV Star Voyager pada Sabtu pagi (7/2/2026) disambut dengan pengamanan terpadu oleh Polres Batu Bara, sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan dan citra Indonesia di mata dunia.


Pengamanan diawali dengan apel pengamanan, patroli, dan monitoring yang digelar sejak pukul 06.30 WIB di halaman Kantor PT Pelindo Kuala Tanjung, Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Batu Bara, KOMPOL Zulham, S.H., M.H., sebagai bentuk kesiapsiagaan penuh jajaran kepolisian terhadap aktivitas internasional di kawasan pelabuhan strategis nasional.


Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/154/II/PAM.3.3./2026 tertanggal 6 Februari 2026. Sebanyak 18 personel ditugaskan dalam operasi pengamanan, dengan 15 personel hadir dan 3 personel berhalangan, terdiri dari dua personel izin dan satu personel sakit.


Dalam arahannya, KOMPOL Zulham menekankan bahwa pengamanan kedatangan kapal pesiar bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari tanggung jawab negara dalam menjamin rasa aman wisatawan mancanegara serta menjaga reputasi Indonesia sebagai negara tujuan wisata dan pelabuhan ramah internasional.


“Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan keselamatan yang diberikan sehingga kita dapat menjalankan tugas ini. Laksanakan pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab, monitor seluruh rangkaian kegiatan para turis, serta jaga koordinasi antarpersonel,” tegasnya.


Ia juga menginstruksikan agar seluruh rangkaian kegiatan terdokumentasi dengan baik sebagai bahan laporan resmi kepada pimpinan, mengingat kegiatan ini menjadi perhatian lintas sektor, baik dari sisi keamanan, pariwisata, maupun investasi.


Patroli dan monitoring dilakukan secara menyeluruh di area pelabuhan, termasuk titik sandar kapal, jalur keluar-masuk penumpang, serta area aktivitas wisatawan. Langkah ini bertujuan memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan wisata internasional tanpa gangguan.


Hingga laporan ini disampaikan, kegiatan pengamanan masih berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali. Kehadiran MV Star Voyager di Kuala Tanjung dinilai menjadi sinyal positif bagi penguatan peran pelabuhan tersebut sebagai gerbang maritim internasional Sumatera Utara, sekaligus peluang strategis bagi daerah dalam mendorong sektor pariwisata dan ekonomi lokal.


Pengamanan kegiatan ini dilaporkan secara resmi oleh Kasi Propam Polres Batu Bara, AKP A. Sitorus, S.H., sebagai bentuk akuntabilitas dan profesionalisme institusi kepolisian dalam mendukung agenda nasional.(BOYS-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *