Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah terus dikobarkan jajaran Kodim 0208/Asahan. Tak sekadar menjaga teritorial, para prajurit TNI ini menunjukkan sisi humanis mereka dengan rutin membagikan paket takjil gratis kepada masyarakat yang melintas di depan Makodim 0208/Asahan setiap sore menjelang berbuka puasa.
Pantauan di lokasi, aksi sosial ini menyasar para pejuang nafkah di jalanan, mulai dari sopir angkutan umum, driver ojek online, hingga pengendara pribadi. Para personel TNI tampak sigap menyambangi kendaraan yang melambat, menyapa warga dengan ramah, dan memberikan paket makanan berbuka.
Komandan Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen TNI untuk selalu hadir memberikan solusi dan kebahagiaan bagi warga. Ramadan dianggap sebagai waktu terbaik untuk memperkokoh jalinan silaturahmi.
“Ramadhan adalah momentum untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat kebersamaan. Melalui pembagian takjil ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat dan berbagi kebahagiaan,” ujar Letkol Inf Edy Syahputra.
Ia menambahkan, konsistensi ini adalah bagian dari instruksi untuk senantiasa mengedepankan sikap humanis dalam bertugas, sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata.
Antusiasme masyarakat Asahan tampak luar biasa. Banyak pengendara yang mengapresiasi langkah Kodim 0208/Asahan yang tidak pernah absen berbagi kebaikan sejak awal Ramadan. Suasana di jalur protokol tersebut pun berubah menjadi hangat dan penuh keakraban menjelang berkumandangnya azan Maghrib.
”Sangat membantu bagi kami yang masih di jalan saat jam berbuka. Terima kasih kepada Kodim Asahan yang terus konsisten peduli pada warga,” ungkap salah seorang pengendara motor.
Aksi bagi-bagi takjil ini diharapkan menjadi pemantik sinergitas yang lebih kuat antara TNI dan rakyat. Dengan hubungan yang harmonis, diharapkan kondusivitas wilayah Asahan tetap terjaga, menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat.
Hingga menjelang berbuka, para prajurit tetap bersemangat memastikan setiap pengendara mendapatkan bekal untuk membatalkan puasa.