Admin

Bupati Madina Buka Pengundian Los Pasar Baru, Minta Pedagang Beroperasi Sebelum Ramadan

Bupati Madina Buka Pengundian Los Pasar Baru, Minta Pedagang Beroperasi Sebelum Ramadan

Madina, sergap24jam.com – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution membuka secara resmi acara pengundian penempatan los Pasar Baru Panyabungan yang berlangsung pada Rabu, 28 Januari 2026.

Biaya pembangunan los ini berasal dari para pedagang dengan sebelumnya Pemkab Madina mendapatkan legal opinion (pendapat hukum) dari Kejaksaan Negeri. Program ini awalnya disiapkan untuk 100 hari pertama kerja Saipullah-Atika, tapi karena keterbatasan anggaran urung dilaksanakan.

“Namun demikian, di dalam rapat internal pemerintah kita mencoba mencari jalan keluar bagaimana kita caranya bisa membangun los pasar pagi di Pasar Baru ini agar seluruh pedagang, baik itu pedagang kelontong maupun pedagang sayur dan daging atau ikan bisa dalam satu kompleks,” kata Saipullah.

Bupati menjelaskan, pelaksanaan pembangunan los ini sepenuhnya ditangani oleh pihak ketiga dengan Pemkab Madina hanya sebagai fasilitator. “Semua kami serahkan kepada pihak ketiga, tidak ada keterlibatan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan proses pembangunan ini,” jelas Saipullah.

Di sisi lain, Bupati Saipullah menegaskan bahwa secara aturan negara akan ditarik retribusi dari para pedagang. Namun, dia telah mendengar permintaan agar penarikan retribusi ini ditangguhkan karena masih ada cicilan pembangunan los.

“Karena begitu digunakan lahan pemerintah, pastilah ada kontribusi bagi negara yang harus kita laksanakan. Tapi saya tetap berpihak kepada pedagang, coba cari treatment-nya, solusinya bagaimana setelah selesai mereka menyicil baru masuk ke bagiannya pemerintah,” sebut dia.

Bupati Saipullah meminta pedagang kaki lima yang telah mendapatkan nomor undian segera menempati los sebelum Ramadan.

“Tapi harapan kami menjelang Ramadhan, menjelang hari raya, kita sudah di sini semua sehingga masyarakat yang datang dari luar kota maupun yang dari dalam kota Panyabungan sudah lebih mudah masuk ke dalam satu kompleks,” tutup dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Parlin Lubis mengapresiasi para pedagang yang telah bersepakat untuk membangun los menggunakan uang pribadi.

Dia juga berterima kasih kepada kelompok yang selama ini membangun komunikasi baik dengan instansi yang dipimpinnya. “Kami berjanji bahwa pengurus inilah jembatan kami untuk berkomunikasi dengan pedagang karena pengurus ini kita bentuk dari kita untuk kita,” kata dia.

Parlin berharap dengan ditempatinya ratusan los tersebut berdampak pada ramainya pembeli sehingga meningkatkan ekonomi para pedagang. “Kemudian Pasar Baru ini juga ramah secara sosial, tentu tertata rapi dan bersih secara lingkungan, dan kuat secara kelembagaan,” tambah Parlin.

Ketua Kelompok Pedagang Kaki Lima Pasar Baru Panyabungan Harun mengatakan pembangunan los ini merupakan inisiatif dan swadaya para pedagang. Dia menilai ini merupakan langkah dan pola pikir baru, yakni membangun tanpa menunggu anggaran dari pemerintah daerah.

“Mengubah cara berpikir lama dengan cara berpikir baru, mewujudkan harapan dan cita-cita, membangun tanpa harus menunggu anggaran dari pemerintah,” tutup dia.( Rel- Zakaria)

Read More

Bupati Batu Bara Hadiri Diskusi Terbatas Apkasi Bersama Perludem dan Koalisi Kodifikasi UU Pemilu

*Bupati Batu Bara Hadiri Diskusi Terbatas Apkasi Bersama Perludem dan Koalisi Kodifikasi UU Pemilu*

*JAKARTA* – Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri diskusi terbatas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bersama Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) serta Koalisi Masyarakat Sipil terkait Kodifikasi Undang-Undang Pemilu, yang berlangsung di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Batu Bara hadir sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Apkasi, sekaligus berperan aktif dalam dialog pembahasan arah pembaruan sistem dan regulasi pemilu di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Bupati Baharuddin Siagian menegaskan pentingnya sistem pemilu yang menjunjung tinggi hak-hak masyarakat. Ia berharap regulasi pemilu ke depan mampu menghadirkan mekanisme yang adil, transparan, serta mengutamakan kepentingan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.

“Prinsip utama dalam penyusunan Undang-Undang Pemilu haruslah memastikan hak masyarakat tetap terlindungi dan kepentingan rakyat menjadi prioritas dalam setiap tahapan demokrasi,” tegas Bupati Baharuddin.

Diskusi ini menegaskan komitmen Apkasi dalam menjaga marwah demokrasi di tingkat daerah dengan membuka ruang sinergi bersama Perludem dan Koalisi Masyarakat Sipil. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya naskah usulan Kodifikasi UU Pemilu yang bertujuan menyederhanakan regulasi serta memastikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah tetap dilakukan secara langsung.

Ketua Umum Apkasi, Bursah Zarnubi, menyampaikan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab moral untuk turut menyuarakan perbaikan sistem pemilu demi melahirkan kepemimpinan yang berkualitas.

“Kami mengapresiasi perjuangan rekan-rekan organisasi masyarakat sipil yang menyampaikan aspirasi secara rasional dan berlandaskan nurani. Meski ruang gerak kami sebagai kepala daerah terbatas, demi kepentingan daerah dan demokrasi, suara itu harus tetap disampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perludem Heroik Mutaqin Pratama memaparkan bahwa naskah kodifikasi setebal 720 pasal yang terbagi dalam enam buku merupakan hasil evaluasi komprehensif Pemilu 2024. Salah satu poin utama yang diusulkan adalah pemisahan rezim Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah dengan jeda waktu dua tahun, serta penghapusan ambang batas pencalonan kepala daerah guna menciptakan kompetisi yang lebih sehat.

Mantan Komisioner KPU RI, Hadar Nafis Gumay, menyoroti tingginya jumlah suara tidak sah pada pemilu sebelumnya akibat kompleksitas surat suara. Ia mengusulkan penerapan sistem pemilu campuran (mixed member proportional/MMP) dan perbaikan mekanisme seleksi penyelenggara pemilu.

Pakar Hukum Pemilu Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menekankan pentingnya pengawalan revisi UU Pemilu sejak dini, khususnya pada tahun 2026, agar tidak terjebak kepentingan politik menjelang tahapan Pemilu 2029. Ia juga mendorong agar pembiayaan Pilkada sepenuhnya dialokasikan melalui APBN.

Senada dengan hal tersebut, Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari menegaskan bahwa kepastian hukum merupakan pilar utama demokrasi. Ia menyoroti pentingnya transparansi penyelesaian sengketa pemilu serta perlunya menjaga keadilan politik di daerah.

Diskusi dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Apkasi dan dihadiri sejumlah kepala daerah, di antaranya Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, Bupati Solok Selatan Khairunas, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, Bupati Sambas Satono, perwakilan Kabupaten Tangerang, serta Sekretaris Dewan Pengurus Apeksi Alwis Rustam.

Read More

Hafizha Distribusikan Paket Sembako Dhuafa dan Stunting di Tanjung Uban Timur

Hafizha Distribusikan Paket Sembako Dhuafa dan Stunting di Tanjung Uban Timur

Sergap.com
MC Bintan – Ketua TP PKK Bintan Hafizha Rahmadhani bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bintan kembali melakukan pendistribusian paket sembako bagi dhuafa dan stunting. Kali ini pendistribusian menyasar masyarakat Kelurahan Tanjung Uban Timur, Kecamatan Bintan Utara.

Ketua BAZNAS Bintan Suryono menyampaikan untuk penyerahan kali ini, didistribusikan 84 paket sembako bagi dhuafa dan 15 paket stunting. Untuk paket stunting, data ter-update kasus indikasi stunting di Kelurahan Tanjung Uban Timur hanya tinggal satu balita, namun tetap diberikan dengan total 15 balita yang sebelumnya terindikasi, sebagai implementasi pemenuhan nutrisi selama 6 bulan berturut-turut.

Dalam kesempatan tersebut, Hafizha memberikan apresiasi kepada BAZNAS dan berharap program-program penuh manfaat tersebut bisa terus dikolaborasikan. Baginya, program kolaborasi seperti ini yang akan membawa kemajuan sejalan dengan kesejahteraan.

“Kolaborasi yang dilaksanakan ini juga sebagai wujud komitmen bersama dengan harapan dapat menghantarkan Bintan menjadi semakin maju dan sejahtera. Kita bersyukur, Perbup Zakat yang ada di Bintan telah membuat BAZNAS mampu mengelola dana zakat lebih dari Rp. 300 Juta perbulan hanya dari ASN, belum lagi dari masyarakat kita yang lain. Ini dana umat yang kembali untuk kemaslahatan umat” ungkapnya.

Hafizha menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Bintan sudah melakukan berbagai upaya dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan infrastruktur pendukung peningkatan sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan.

Namun, hal tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah sepenuhnya, karena diperlukan partisipasi dari masyarakat untuk mendukung dan bekerjasama agar apa yang diharapkan oleh Pemerintah Daerah bisa terwujud.

Di samping itu, Hafizha juga mengajak seluruh masyarakat khususnya kaum ibu untuk tidak memandang sebelah mata terkait permasalahan stunting. Dimana permasalahan stunting menjadi fokus Pemerintah Daerah bahkan salah satu fokus Pemerintah Pusat saat ini. Karena penanganan stunting akan bisa tercapai dengan kerja sama yang baik antar Pemerintah dan masyarakat.(Ham.k)
Editor: Zakaria

Read More

Polres Serdang Bedagai Musnahkan 13,8 Kilogram Ganja Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Sergap24jam.com – Kepolisian Resor (Polres) Serdang Bedagai melaksanakan kegiatan pengamanan dan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja hasil pengungkapan kasus peredaran gelap narkoba, Rabu (28/1/2026). Kegiatan pemusnahan berlangsung sekitar pukul 10.40 WIB hingga selesai di Lapangan Apel Mako Polres Serdang Bedagai, tepatnya di depan lobi Mapolres Sergai. Kegiatan tersebut dilaksanakan Kapolres…

Read More

Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Buka Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba Tahun 2026

Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Buka Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba Tahun 2026

Sergap.com
Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bintan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan menyelenggarakan Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba Kabupaten Bintan Tahun 2026, Selasa (27/01/2026), bertempat di De Bintan Villa.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa, khususnya generasi muda. Dampak narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial, keluarga, serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Disampaikan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Dalam hal ini, pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menyebarkan nilai-nilai positif serta mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

“Melalui Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba ini, diharapkan dapat terbentuk generasi muda Kabupaten Bintan yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian dan komitmen untuk berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing,” ujar Hafizha.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Duta Pemuda Anti Narkoba yang terpilih diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya, aktif melakukan edukasi, serta mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan produktif. Keluarga disebut sebagai benteng pertama dalam pencegahan narkoba, sementara pemuda menjadi garda terdepan dalam menjaga masa depan daerah dan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dispora Kabupaten Bintan serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Diharapkan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan Duta Pemuda Anti Narkoba yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Bintan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bintan, Alfeni Harmi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba Kabupaten Bintan Tahun 2026 dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 27–28 Januari 2026. Kegiatan diawali dengan proses seleksi peserta yang diikuti sekitar 80 pendaftar dari seluruh sekolah setingkat SMA se-Kabupaten Bintan serta perwakilan pemuda binaan.

Melalui tahapan seleksi tersebut, terpilih 40 orang peserta yang dinyatakan lulus sebagai Duta Pemuda Anti Narkoba Kabupaten Bintan, yang selanjutnya akan kembali diseleksi untuk menentukan Duta Putra dan Duta Putri tingkat kabupaten.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bintan serta sejalan dengan Program Bintan Juara dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkoba.

“Alhamdulillah, Kabupaten Bintan menjadi satu-satunya kabupaten yang menerima penghargaan dari BNN RI pada tahun lalu. Hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah yang terus aktif mendukung dan terlibat dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” ujar Alfeni Harmi.( Ham.K)

Editor: Zakaria.

Read More

Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Buka Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba Tahun 2026

Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Buka Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba Tahun 2026

Sergap.com
Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bintan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan menyelenggarakan Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba Kabupaten Bintan Tahun 2026, Selasa (27/01/2026), bertempat di De Bintan Villa.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa, khususnya generasi muda. Dampak narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial, keluarga, serta keberlanjutan pembangunan daerah.

Disampaikan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Dalam hal ini, pemuda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menyebarkan nilai-nilai positif serta mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

“Melalui Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba ini, diharapkan dapat terbentuk generasi muda Kabupaten Bintan yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian dan komitmen untuk berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing,” ujar Hafizha.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Duta Pemuda Anti Narkoba yang terpilih diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya, aktif melakukan edukasi, serta mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan produktif. Keluarga disebut sebagai benteng pertama dalam pencegahan narkoba, sementara pemuda menjadi garda terdepan dalam menjaga masa depan daerah dan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dispora Kabupaten Bintan serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Diharapkan kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan Duta Pemuda Anti Narkoba yang berintegritas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Bintan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bintan, Alfeni Harmi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Pelatihan dan Pemilihan Duta Pemuda Anti Narkoba Kabupaten Bintan Tahun 2026 dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 27–28 Januari 2026. Kegiatan diawali dengan proses seleksi peserta yang diikuti sekitar 80 pendaftar dari seluruh sekolah setingkat SMA se-Kabupaten Bintan serta perwakilan pemuda binaan.

Melalui tahapan seleksi tersebut, terpilih 40 orang peserta yang dinyatakan lulus sebagai Duta Pemuda Anti Narkoba Kabupaten Bintan, yang selanjutnya akan kembali diseleksi untuk menentukan Duta Putra dan Duta Putri tingkat kabupaten.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bintan serta sejalan dengan Program Bintan Juara dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkoba.

“Alhamdulillah, Kabupaten Bintan menjadi satu-satunya kabupaten yang menerima penghargaan dari BNN RI pada tahun lalu. Hal ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah yang terus aktif mendukung dan terlibat dalam program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” ujar Alfeni Harmi.

Editor; zakaria

Read More

HMTI Gelar Rapat Konsolidasi Program, Fokus Penguatan Peran Masyarakat Tabagsel.

HMTI Gelar Rapat Konsolidasi Program, Fokus Penguatan Peran Masyarakat Tabagsel

MEDAN – Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Tabagsel Indonesia (DPP HMTI) menggelar rapat dalam rangka pembahasan dan penguatan program organisasi. Rapat ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal HMTI untuk memperkuat peran organisasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat Tabagsel di berbagai bidang.

Rapat Himpunan Masyarakat Tabagsel Indonesia (HMTI) tersebut digelar di Bandar Kupie, Jalan Letda Sujono, Kota Medan, pada Rabu (28/1/2026), dan dihadiri jajaran pengurus serta tokoh masyarakat Tabagsel.

Ketua Umum DPP HMTI, H. Sobirin Harahap, mengatakan bahwa HMTI hadir sebagai wadah pemersatu masyarakat Tabagsel yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, program-program HMTI ke depan harus menyentuh langsung kebutuhan riil masyarakat.

“HMTI bukan hanya organisasi simbolik, tetapi harus menjadi rumah besar yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Tabagsel, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, maupun kebudayaan,” ujar Sobirin Harahap dalam rapat tersebut.

Ia menegaskan pentingnya soliditas pengurus dan sinergi antarbidang agar setiap program yang dirancang dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Nazaruddin Siregar menekankan bahwa konsolidasi organisasi menjadi kunci utama agar HMTI mampu berkembang dan diterima secara luas oleh masyarakat. Menurutnya, kekuatan HMTI terletak pada persatuan dan semangat kebersamaan seluruh elemen Tabagsel.

“Organisasi ini harus dikelola secara tertib dan profesional. Jika internal kita kuat, maka program apa pun akan lebih mudah dijalankan,” kata Nazaruddin.

Hal senada disampaikan Jurman Siregar, yang menyoroti pentingnya program HMTI yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia berharap HMTI dapat menjadi jembatan bagi lahirnya kerja sama ekonomi antaranggota dan komunitas Tabagsel di berbagai daerah.

“HMTI harus mampu membaca peluang dan potensi ekonomi masyarakat Tabagsel, baik di kampung halaman maupun di perantauan,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat DPP HMTI H. Syahrul Harahap mengatakan bahwa HMTI harus mampu menjadi organisasi yang hadir di tengah persoalan masyarakat, bukan hanya muncul dalam kegiatan seremonial. Menurutnya, tantangan masyarakat Tabagsel saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan peran organisasi yang aktif dan solutif.

“HMTI harus benar-benar dirasakan kehadirannya oleh masyarakat. Program yang disusun jangan berhenti di atas kertas, tetapi harus bisa diwujudkan dalam aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Syahrul Harahap.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari perpecahan internal. Menurutnya, perbedaan pandangan adalah hal wajar dalam organisasi, namun harus diselesaikan dengan musyawarah dan semangat kekeluargaan.

“Kalau kita bersatu, HMTI akan kuat. Kalau kita terpecah, organisasi ini tidak akan ke mana-mana. Karena itu, soliditas dan loyalitas terhadap organisasi harus menjadi komitmen bersama,” tegasnya.

Syahrul Harahap berharap, melalui rapat konsolidasi ini, seluruh pengurus dan anggota HMTI dapat menyamakan persepsi dan memperkuat tekad untuk membesarkan organisasi demi kepentingan masyarakat Tabagsel Indonesia.

Adapun Maramuda Ritonga menilai HMTI memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Tabagsel. Ia mendorong agar kegiatan organisasi juga diarahkan pada penguatan identitas dan jati diri generasi muda Tabagsel.

Sementara itu, Marhot Harahap menegaskan bahwa hasil rapat ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk aktif terlibat dan menjaga kekompakan organisasi.

“HMTI hanya akan besar jika dijalankan secara bersama-sama, dengan niat yang tulus dan tujuan yang jelas,” pungkasnya.

Rapat HMTI ini turut dihadiri oleh Ketua Umum DPP HMTI, serta jajaran tokoh dan pengurus pusat. Hadir antara lain Drs. Jurman Harahap, M.Si selaku Dewan Pendiri sekaligus Dewan Pembina HMTI, Rahalim Dalimunthe sebagai Dewan Penasihat HMTI, serta Drs. H. Syahrul Harahap, MAP selaku Dewan Pembina.

Rapat tersebut dihadiri jajaran pengurus DPP HMTI, di antaranya Dr. Nazamuddin Siregar, MA, Maramuda Ritonga, S.Pd, H. Marhot Harahap, S.E, Ismail Nasution, Asrul Hidayat Daulay, S.E, Rosmawati Dalimunthe, S.Pd, dr. Okkis Siregar, Ustaz Khotib Harahap, MA, Ridwan D, serta Yulia.

Rapat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat struktur organisasi dan menyusun program kerja HMTI yang lebih terarah demi kepentingan masyarakat Tabagsel Indonesia.( Rel- Zakaria)

Read More

Bupati Batu Bara Gerakkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara dan Petani Hempang Aliran Sungai Ramunia, Atasi Kekeringan Persawahan Masyarakat.

*Bupati Batu Bara Gerakkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara dan Petani Hempang Aliran Sungai Ramunia, Atasi Kekeringan Persawahan Masyarakat*

*BATU BARA* – Merespons keluhan petani terkait keringnya lahan persawahan di sejumlah desa di Kecamatan Air Putih, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bergerak cepat dengan memerintahkan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara untuk melakukan gotong royong bersama kelompok tani guna menghempang aliran Sungai Ramunia, Simalungun, agar air dapat dialirkan ke saluran irigasi persawahan, Rabu (28/01/2026).

Para petani di sejumlah desa di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, bersama kelompok tani melaksanakan gotong royong menghempang aliran Sungai Ramunia, Simalungun, guna mengalirkan air ke saluran irigasi persawahan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mengatasi kekurangan pasokan air yang berdampak pada lahan pertanian warga.

Gotong royong tersebut melibatkan puluhan petani dan warga desa yang sejak pagi hari turun langsung ke sungai. Dengan menggunakan peralatan sederhana, warga membangun tanggul sementara untuk mengarahkan aliran air sungai menuju saluran irigasi yang mengairi area persawahan.

Ketua Kelompok Tani ALS Desa Titi Payung, Rasyid, mengatakan bahwa penghempangan sungai ini merupakan langkah darurat untuk menjaga tanaman padi agar tetap memperoleh pasokan air yang memadai.

“Debit air belakangan ini menurun, sementara kebutuhan air untuk sawah sangat mendesak. Karena itu, kami sepakat bergotong royong agar air dapat kembali mengalir ke persawahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan pertanian di desa-desa Kecamatan Air Putih, khususnya wilayah Daerah Irigasi Perkotaan. Menurutnya, tanpa pasokan air yang cukup, petani berpotensi mengalami penurunan hasil panen.

Kepala Desa Pasar Lapan, Hendrik Hutasoit, yang turut meninjau kegiatan tersebut, mengapresiasi kekompakan dan semangat kebersamaan warga. Ia menilai budaya gotong royong masih menjadi solusi nyata dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur irigasi.

“Kegiatan ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap sektor pertanian. Pemerintah desa akan terus mendukung upaya-upaya masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di desa,” katanya.

Setelah dilakukan penghempangan, aliran Sungai Ramunia mulai masuk ke saluran irigasi dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan warga Desa Pasar Lapan dan sekitarnya.

Warga berharap ke depan adanya perhatian lebih dari pihak terkait terhadap pembangunan dan perbaikan irigasi permanen, sehingga kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi secara berkelanjutan dan hasil produksi pertanian masyarakat dapat terus meningkat.

Pemkab Batu Bara terus berupaya merespon cepat keluhan masyarakat, dan memberikan pelayanan yang terbaik guna menciptakan masyarakat Batu Bara yang Bahagia.

Turut hadir Asisten 2 Setdakab Batu Bara Rusian Heri, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Batu Bara Hendra Kumara, S.P., M.M.

Read More

Bupati Madina Makan Bersama Warga Gunung Baringin Marpinggan Bulung.

Bupati Madina Makan Bersama Warga Gunung Baringin Marpinggan Bulung

Madina, Sergap24jam.com – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dan warga Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, makan bersama dengan menggunakan daun pisang sebagai pengganti piring (marpinggan bulung).

Suasana sederhan dan akrab itu terjadi di sela-sela acara panen raya yang berlangsung di kelurahan tersebut, tepatnya di sawah yang ada di sampaing SMAN 1 Panyabungan Timur pada Rabu, 27 Januari 2026.

Marpinggan bulung merupakan salah satu kearifan lokal saat musim panen. Dulunya, masyarakat saling bantu ketika ada tetangga atau famili yang panen. Saat makan, biasanya tuan rumah akan menyajikan nasi dan lauk dengan daun pisang sebagai pengganti piring.

Bupati Saipullah menjelaskan, panen ini direncanakan tahun lalu saat pemerintah membagikan benih padi varietas Inpari 32 kepada kelompok tani yang ada di Panyabungan Timur.

“Alhamdulillah kita lihat hari ini serentak, bahkan mungkin ada yang memulai tapi secara simbolis kita lakukan hari ini dan memang kita lihat padinya juga cukup unggul dan mudah-mudahan hasilnya bisa menaikkan IP kita,” kata dia.

Lebih lanjut, Bupati Saipullah menjelaskan, pemerintah juga menyalurkan pupuk kepada kelompok tani (poktan) penerima bibit. Ini merupakan langkah pemerintah memotong mata rantai penyaluran sehingga tidak menyulitkan petani.

“Dengan memotong mata rantai yang begitu panjang, maka produktivitas hasil pertanian meningkat, kemudian jadwal panennya juga akan bisa terlaksana sesuai dengan yang kita rencanakan,” ujar dia.

Di sisi lain, meskipun ada sekitar 8.000 hektare lahan sawah yang terdampak banjir, Saipullah optimistis kebutuhan beras saat Ramadan dan Idulfitri nanti terpenuhi. Terlebih, secara statistik Madina surplus beras. “Nah, harapan kita surplus itu bisa menutupi di masa kita yang sulit ini,” tutup dia.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra Ritonga menjelaskan, varietas Inpari 32 bisa juga ditanam untuk lahan kering atau yang sering disebut padi gogo. “Waktu itu ada bantuan untuk 143 hektare, enam desa, dengan jumlah 3,7 ton. Dari luasan itu, 48 hektare ada di Gunung Baringin,” kata dia.

Taufik juga mengaku optimistis ketersediaan beras pada masa Ramadan dan Idulfitri terpenuhi. Sebab, tiga bulan ke depan secara berurutan Kecamatan Panyabungan Timur, Kecamatan Siabu, dan kawasan Mandailing Julu masuk masa panen.

Darwin, tokoh masyarakat setempat mengaku bangga melihat kedekatan Bupati Saipullah dengan masyarakat. Dia pun berharap bantuan pada sektor pertanian dan perkebunan terus berlanjut.

“Kalau boleh minta, kami ingin mendapat bantuan lagi, baik itu bibit durian, manggis, atau yang lainnya karena itu sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata dia.

Perwakilan Poktan Sapadan berterima kasih atas respons cepat Pemkab Madina membangun bendungan dan irigasi sehingga sawah yang selama ini dimanfaatkan untuk kebun bisa digunakan kembali menanam padi.( Rel- Zakaria)

Read More

Kapolsek Medang Deras Tunjukkan Empati, Antar Jenazah Masyarakat Desa Aek Nauli

Kapolsek Medang Deras, AKP A.H. SAGALA, bersama Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Medang Deras, menunjukkan empati dan kepedulian terhadap masyarakat dengan mengantar jenazah warga Desa Aek Nauli, Rabu (28/1/2026). Jenazah yang diantar adalah Alm. HOTMAN SIRAIT, usia 75 tahun, seorang tokoh agama Desa Aek Nauli yang juga menjabat sebagai Pendeta GPDI Simpang Empat Desa Sei Bua Keras….

Read More