Bekal Menuju Tanah Suci, Bank Sumut Lima Puluh Lepas 100 Jemaah Manasik Haji Akbar

Suasana khidmat menyelimuti pelataran Masjid Jami’ Al-Ridho, Kecamatan Lima Puluh, Senin (6/4/2026). Di bawah langit pagi, sekitar 100 calon jemaah haji bersiap memulai langkah awal spiritual mereka melalui kegiatan Manasik Haji Akbar yang diinisiasi oleh PT Bank Sumut Cabang Lima Puluh.

​Kegiatan ini bukan sekadar simulasi rutin, melainkan upaya memperkuat bekal batin dan fisik para calon jemaah sebelum benar-benar menginjakkan kaki di tanah haram. Menggunakan dua unit bus, rombongan bertolak menuju Asrama Haji dengan membawa harapan besar untuk menjadi haji yang mabrur.

​Komitmen Bank Sumut untuk Pelayanan Ibadah

​Pls. Pimpinan Cabang Bank Sumut Lima Puluh, Desi Iriani Hasibuan, S.E., M.M., dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman mendalam mengenai tata cara ibadah haji. Menurutnya, Bank Sumut berkomitmen mendampingi para nasabah tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga kesiapan spiritual.

​”Kami berharap melalui kegiatan manasik haji ini, para jemaah dapat memahami setiap rukun dan wajib haji dengan mendetail. Tujuannya satu, agar di Tanah Suci nanti semua prosesi dapat dijalankan dengan lancar, baik, dan sesuai tuntunan,” ujar Desi Iriani Hasibuan.

​Pesan Fisik dan Kedisiplinan

​Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., memberikan arahan yang menitikberatkan pada kesiapan fisik. Ibadah haji, menurutnya, adalah “ibadah fisik” yang menuntut stamina prima di tengah perbedaan iklim yang ekstrem.

​Wabup Syafrizal mengingatkan para jemaah untuk mulai membangun kebiasaan sehat sejak dini. Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:

  • Aktivitas Fisik: Rutin berolahraga ringan seperti jalan kaki pada pagi atau sore hari.
  • Manajemen Kesehatan: Mengatur pola makan, terutama bagi jemaah yang memiliki kondisi kesehatan khusus atau berat badan berlebih.
  • Kedisiplinan: Mengikuti seluruh materi simulasi dengan sungguh-sungguh agar tidak bingung saat berada di tengah jutaan manusia dari seluruh dunia.

​”Kesempatan menjadi tamu Allah adalah kehormatan yang luar biasa. Oleh karena itu, manfaatkan manasik ini dengan sebaik-baiknya sebagai bekal menuju ibadah haji yang mabrur,” ungkap Syafrizal saat membacakan sambutan Bupati Batu Bara.

​Simulasi sebagai Kunci Kekhusyukan

​Manasik haji akbar ini dirancang sebagai gladi resik yang komprehensif. Para jemaah mendapatkan bimbingan dari tim ahli mengenai tahapan-tahapan haji, mulai dari niat ihram hingga tawaf wadak. Dengan adanya simulasi ini, potensi kekeliruan saat pelaksanaan ibadah yang sesungguhnya dapat diminimalisir.

​Acara diakhiri dengan pelepasan secara resmi oleh Wakil Bupati bersama Pls. Pimpinan Cabang Bank Sumut Lima Puluh. Keberangkatan ini menandai dimulainya perjalanan panjang para calon tamu Allah asal Batu Bara menuju puncak pengabdian spiritual di Mekkah dan Madinah.

(Red/Boys-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *