Jaga Kelancaran Arus Mudik 2026, Tim Gabungan Perketat Pengamanan Pintu Tol dan Jalinsum Batu Bara
Memasuki periode Operasi Ketupat Toba 2026, jajaran kepolisian bersama unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten Batu Bara mulai meningkatkan intensitas pengamanan di titik-titik vital transportasi. Pada Sabtu (21/3/2026) malam, Satgas Preventif dari Sub Satgas Transportasi dan Pamobvit menggelar patroli gabungan berskala besar guna memastikan keamanan masyarakat menjelang puncak arus mudik Lebaran.
​Patroli yang dimulai pukul 22.30 WIB ini menyasar sejumlah titik strategis yang diprediksi menjadi pusat kepadatan kendaraan, di antaranya Pintu Exit Tol Limapuluh dan kawasan Simpang Limapuluh. Langkah ini diambil sebagai deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas di wilayah hukum Polres Batu Bara.
​Sinergi Lintas Sektoral
​Kegiatan ini melibatkan personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan Satpol PP. Dalam pelaksanaan di lapangan, Bripka Josven Marbun, Brigadir Rido Barimbing, dan Bripda Dandi Tampubolon tampak memimpin penyisiran di sepanjang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum).
​”Fokus utama kami adalah memastikan akses keluar masuk kendaraan melalui pintu tol tetap terkendali. Kami memantau secara langsung pergerakan arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan yang dapat menghambat mobilitas warga,” ujar perwakilan personel di lapangan.
​Kondisi Lalu Lintas Terpantau Kondusif
​Berdasarkan pantauan hingga Minggu dini hari, situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Batu Bara dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Meski Operasi Ketupat Toba sudah berjalan, tim di lapangan melaporkan bahwa belum terlihat adanya lonjakan kepadatan penumpang maupun kendaraan yang signifikan, baik yang masuk maupun keluar dari wilayah Kabupaten Batu Bara.
​”Sejauh ini situasi di Jalinsum terpantau aman dan lancar. Belum ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas yang berarti selama pelaksanaan patroli semalam,” tulis laporan resmi hasil pelaksanaan tugas tersebut.
​Upaya preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pemudik yang mulai melintasi Sumatera Utara. Petugas juga mengimbau kepada para pengendara untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan, serta memanfaatkan pos-pos pengamanan yang tersedia jika membutuhkan bantuan atau tempat beristirahat. (Red/Boys-3)


