Menjaga Khidmat Ibadah di Hari Minggu: Upaya Polsek Lima Puluh Merajut Rasa Aman di Gereja

Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas keagamaan menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat. Pada Minggu (22/2/2026), Kepolisian Sektor (Polsek) Lima Puluh jajaran Polres Batu Bara mengerahkan personel untuk mengawal jalannya ibadah Minggu di sejumlah rumah ibadah, guna menjamin kenyamanan jemaat saat menjalankan prosesi ritual keagamaan.

​Salah satu fokus pengamanan utama bertempat di Gereja GKPI Blok 8, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya preventif Polri dalam menciptakan situasi yang kondusif, sekaligus memberikan kepastian keamanan bagi umat kristiani yang sedang beribadah.

​

​Kegiatan pengamanan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini melibatkan dua personel Bhabinkamtibmas, yakni Aipda Mukhsin dan Bripka M. Irsan Lubis. Kehadiran mereka di lokasi bukan sekadar prosedur formalitas, melainkan upaya menciptakan rasa tenang bagi jemaat sejak mulai memasuki area gereja hingga ibadah selesai.

​Selain menjaga ketertiban di area rumah ibadah, personel juga melakukan pemantauan terhadap kendaraan jemaat yang terparkir. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi tindak pidana 3C—Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor)—maupun potensi gangguan keamanan lainnya.

​Kapolsek Lima Puluh, AKP Salomo Sagala, S.H., menegaskan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan prima Polri kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

​”Negara harus hadir untuk menjamin setiap warga negara dapat beribadah sesuai dengan keyakinannya secara tenang dan khidmat. Fokus kami adalah memastikan keamanan fisik maupun psikis jemaat, sehingga mereka dapat beribadah tanpa merasa khawatir akan gangguan kamtibmas,” ujar AKP Salomo Sagala dalam keterangannya.

​

​Hingga seluruh rangkaian prosesi ibadah berakhir, situasi di Gereja GKPI Blok 8 dilaporkan berjalan dengan sangat tertib. Sinergi antara personel kepolisian dan pengurus gereja memastikan arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar dan tidak ditemukan adanya indikasi gangguan keamanan yang menonjol.

​Laporan resmi dari Polsek Lima Puluh menunjukkan bahwa seluruh aktivitas keagamaan di wilayah hukum mereka berjalan aman dan kondusif. Langkah konsisten ini diharapkan dapat terus memupuk rasa saling percaya antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga harmoni serta Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Batu Bara. (Boys-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *