Perayaan Jumat Agung di Labuhan Ruku, Polisi Perketat Keamanan di Delapan Gereja
Jajaran Polsek Labuhan Ruku bersama Polres Batu Bara melakukan pengamanan intensif di delapan gereja yang tersebar di wilayah hukumnya dalam rangka memperingati wafatnya Isa Almasih atau Jumat Agung, Jumat (3/4/2026).
​Langkah preventif ini diambil guna memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman.
​Pengecekan Langsung oleh Pimpinan
​Kegiatan pengamanan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB ini dipantau langsung oleh Kapolsek Labuhan Ruku, Kompol Cecep Suhendra. Turut mendampingi dalam pengecekan lapangan, Kasubbagdalops Polres Batu Bara AKP P. Situngkir, beserta jajaran Kanit Polsek Labuhan Ruku.
​Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan personel di lapangan bersiaga penuh dalam mengawal jalannya ibadah yang tersebar di beberapa kecamatan, seperti Datuk Tanah Datar, Sei Balai, dan sekitarnya.
​Sebaran Personel di Titik Rawan
​Sebanyak delapan lokasi gereja menjadi fokus pengamanan utama dengan penempatan personel gabungan dari Polsek dan satuan fungsi Polres Batu Bara. Beberapa di antaranya meliputi:
- ​Gereja HKBP Tapian Nauli (Desa Sei Muka)
- ​Gereja GKPI Maranatha dan GPDI Sion (Desa Sumber Tani)
- ​Gereja GKPI Sei Bejangkar (Desa Sei Bejangkar)
- ​Gereja GMI Natanael (Desa Perjuangan)
- ​Gereja Katolik St. Fransiskus Pardomuan (Desa Sumber Tani)
​Di setiap lokasi, setidaknya dua personel disiagakan untuk memantau pergerakan warga serta mengatur lalu lintas di sekitar area rumah ibadah.
​Antisipasi Gangguan Keamanan
​Kapolsek Labuhan Ruku menegaskan bahwa fokus utama pengamanan ini adalah menciptakan suasana kondusif dan mengantisipasi potensi gangguan dari pihak luar atau Orang Tidak Dikenal (OTK).
​”Kehadiran kami adalah untuk menjamin hak masyarakat dalam beribadah. Kami mengedepankan kewaspadaan tinggi guna mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas maupun ancaman teror,” jelas pihak kepolisian.
​Situasi Kondusif
​Berdasarkan pantauan di lapangan, rangkaian ibadah yang dipimpin oleh berbagai pendeta dan pengkhotbah di wilayah Labuhan Ruku tersebut berjalan dengan khidmat. Para jemaat tampak antusias mengikuti prosesi Jumat Agung tanpa ada rasa khawatir.
​Hingga kegiatan berakhir, dilaporkan situasi di seluruh titik pengamanan tetap berada dalam keadaan aman dan terkendali. Pihak kepolisian akan terus bersiaga hingga rangkaian perayaan Paskah mendatang usai.
(Red/Boys-3)


