Rapat Koordinasi Pengurus APKLI Lombok TengahHari/Tanggal: Jumat, 3 Juli 2026Tempat: Sekretariat Pimpinan Wilayah Pagar Nusa NTBDipimpin oleh: Ketua APKLI Lombok Tengah, Bapak Muhadi
NTB // Sergap 24jam.com – Suasana Rapat
Rapat koordinasi digelar secara lesehan penuh kekeluargaan di atas tikar bermotif bunga. Delapan orang pengurus APKLI Lombok Tengah duduk melingkar, membahas agenda kerja dan aspirasi pedagang kaki lima. Suasana rapat berjalan serius namun santai, ditemani air mineral gelas, camilan, dan secangkir kopi. Di dinding ruangan tampak terpajang logo Pagar Nusa NTB dan beberapa media lokal, menandakan lokasi rapat menumpang di sekretariat rekan seorganisasi.
Poin Pembahasan
- Evaluasi Kondisi PKL Lombok Tengah
Ketua Muhadi membuka rapat dengan menyerap laporan dari tiap koordinator wilayah. Beberapa isu utama yang mengemuka: penataan lapak di kawasan wisata Mandalika, retribusi harian, dan persaingan dengan pedagang luar daerah saat event besar. - Program Pendampingan dan Legalitas
Pengurus sepakat mendorong percepatan pembuatan Kartu Tanda Anggota APKLI sebagai bentuk legalitas dan pendataan PKL. Hal ini penting untuk advokasi jika terjadi penggusuran atau penertiban. Dibahas juga rencana pelatihan manajemen keuangan sederhana bagi anggota. - Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Bapak Muhadi menegaskan pentingnya komunikasi intensif dengan Dinas Koperasi & UMKM dan Satpol PP Lombok Tengah. APKLI akan mengajukan audiensi resmi minggu depan untuk membahas zonasi PKL yang aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum. - Persiapan Event & Penguatan Ekonomi Anggota
Menghadapi musim liburan sekolah Juli-Agustus, rapat membahas strategi agar PKL anggota APKLI bisa terlibat di kantong-kantong keramaian. Diusulkan pembuatan pasar kuliner tematik PKL Lombok Tengah sebagai etalase produk anggota.
Hasil Kesepakatan
- Pembentukan Tim Kecil: Ditunjuk 3 orang koordinator untuk menyusun draf usulan zonasi PKL dan materi audiensi ke Pemda. • Pendataan Ulang: Seluruh koordinator kecamatan wajib menyetor data anggota terbaru paling lambat 10 Juli 2026. • Iuran Kas: Disepakati iuran kas sukarela untuk operasional sekretariat dan dana sosial anggota yang sakit. • Jadwal Rutin: Rapat koordinasi akan digelar setiap awal bulan, dengan evaluasi program per tiga bulan.
Penutup
Rapat ditutup pukul 21.30 WITA dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu pengurus. Ketua Muhadi berpesan agar seluruh pengurus tetap solid dan menjadi jembatan aspirasi bagi ribuan pedagang kaki lima di Lombok Tengah. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci agar PKL naik kelas tanpa meninggalkan ciri khas kerakyatannya.
Sapiman


