Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara resmi memulai tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Hal ini ditandai dengan digelarnya upacara Penandatanganan Pakta Integritas dan Pengambilan Sumpah bagi para calon anggota Polri di Aula Sarja Arya Racana, Polres Batu Bara, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson HH. Nainggolan, S.H., M.H., selaku Ketua Panitia Bantuan Penerimaan (Panbanrim) tingkat Polres. Turut hadir mendampingi, Kabag SDM beserta jajaran panitia seleksi internal lainnya.
Komitmen Transparansi di Tingkat Daerah
Rangkaian acara diawali dengan mengikuti prosesi terpusat melalui Zoom Meeting bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara. Prosesi tingkat wilayah tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H.
Selepas mengikuti arahan dari Mapolda Sumut, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi lokal di Polres Batu Bara, yang meliputi pembacaan serta penandatanganan pakta integritas oleh perwakilan panitia, orang tua, dan peserta seleksi.
Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson, menegaskan bahwa seremoni ini bukan sekadar formalitas, melainkan janji suci di hadapan Tuhan dan publik.
”Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah ini adalah bentuk komitmen nyata kami untuk mewujudkan penerimaan anggota Polri yang BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis,” ujar Doly dalam keterangannya.
Diikuti 49 Peserta Seleksi
Pada tahun anggaran 2026 ini, tercatat sebanyak 49 peserta di wilayah hukum Polres Batu Bara yang telah lolos verifikasi awal dan berhak mengikuti tahapan Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) Awal. Para peserta tersebut terdiri dari berbagai jalur formasi, antara lain:
Taruna Akpol
Bintara Polri
Tamtama Polri
Dalam pakta integritas tersebut, seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk mengikuti seluruh rangkaian seleksi secara jujur dan mandiri. Mereka juga berikrar untuk menjauhi segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) selama proses rekrutmen berlangsung.
Menutup Celah Kecurangan
Kapolres juga mengimbau kepada para orang tua peserta agar tidak percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Menurutnya, kualitas personel Polri di masa depan sangat bergantung pada integritas proses seleksi hari ini.
”Kami ingin memastikan bahwa mereka yang terpilih nanti adalah putra-putri terbaik yang memiliki dedikasi tinggi, tanpa ada intervensi dari pihak mana pun,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol transparansi dan keterbukaan Polri kepada masyarakat dalam menjaring talenta-talenta baru di korps Korps Bhayangkara.