Sejak 2025 Tak Tersentuh Bantuan, Rumah Warga Desa Ungga Nyaris Ambruk
LOMBOK TENGAH, 21 Maret 2026 – Kondisi memprihatinkan dialami Jaswadi, warga Dusun Dasan Ketapang, Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah.
Rumah miliknya yang rusak akibat angin kencang sejak tahun 2025 hingga kini belum mendapatkan penanganan maupun bantuan dari pihak terkait.
Kerusakan yang terjadi tergolong berat. Atap rumah rusak parah, sementara tembok mengalami retakan serius dan dalam kondisi nyaris ambruk. Demi keselamatan, anak-anak Jaswadi saat ini terpaksa tinggal bersama neneknya.

Jaswadi mengungkapkan bahwa petugas sebelumnya telah melakukan pendataan dan dokumentasi pasca kejadian. Namun hingga lebih dari satu tahun berlalu, belum ada kejelasan maupun realisasi bantuan yang diterima.
“Sudah didata sejak 2025, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Kondisi rumah semakin parah, bahkan anak-anak saya harus tinggal sama neneknya karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Jaswadi.
Ia juga menambahkan, saat momen Hari Raya Idul Fitri 2026 dirinya pulang ke rumah, namun mendapati kondisi bangunan semakin memprihatinkan tanpa adanya perhatian nyata dari pihak terkait.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai efektivitas tindak lanjut penanganan pascabencana oleh instansi terkait seperti BPBD dan Dinas Sosial.

Mengingat pendataan telah dilakukan, masyarakat berharap adanya transparansi dan realisasi bantuan yang tepat sasaran.
Jika tidak segera ditangani, kondisi rumah yang nyaris ambruk tersebut berpotensi membahayakan keselamatan.
Jaswadi berharap pemerintah daerah segera melakukan peninjauan ulang dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan, agar rumah tersebut kembali layak huni.
Jurnalis: Jaswadi, Kaperwil NTB.


