Keluarga Almarhum Martua Siregar Resmi Hibahkan/serahkan Mesjid Al- Mukhlisin kepada Masyarakat Desa Pintu Padang Jae.
sergap24jan.com//Madina – Sumut ,Dalam Suasana penuh khidmat menyelimuti Desa Pintu Padang Jae, Kecamatan Siabu Kabupaten Madailing Natal, pada Jumat (10/7/2026). Hari ini menjadi momen bersejarah dengan atas dilaksanakannya prosesi penyerahan serta peresmian Masjid Jami’ Al-Mukhlisin, sebuah rumah ibadah megah yang dibangun melalui kedermawanan keluarga besar Almarhum Martua Hasan Siregar.
Acara peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Camat Siabu, Ahmad Fadhlan Lubis, S.Sos., M.M., serta jajaran porkofimcam, Siabu ,Kapolsek Siabu, Ahmad Juni, S.H. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Pintu Padang Jae, Monang Pulungan,perwakilan Kua Siabu beserta perangkat desa, anggota BPD, para tokoh masyarakat,Tokoh Agama desa dan tamu undangan, dan seluruh warga desa yang menyambut dengan sangat antusias.
Sambutannya, Camat Siabu, Ahmad Fadhlan Lubis, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kedermawanan keluarga besar Almarhum Martua Hasan Siregar. Ia menegaskan bahwa pembangunan masjid ini merupakan bentuk amal jariah yang luar biasa.
Atas nama pemerintah kecamatan , saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang tak terhingga. Semoga amal jariah ini mengalir tiada putus menjadi penerang bagi Almarhum Martua Hasan Siregar, dan menjadi berkah melimpah bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Ahmad Fadhlan.
Lebih lanjut, Camat Siabu menekankan bahwa keberadaan Masjid Jami’ Al-Mukhlisin bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan pusat peradaban umat yang harus dijaga dan dirawat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai pusat kedamaian, kerukunan, serta sarana pendidikan agama bagi generasi muda.

Tugas terberat kita setelah peresmian ini adalah memakmurkannya. Mari kita ramaikan masjid ini dengan salat berjamaah tepat waktu, menghidupkan majelis taklim, serta menjadikan masjid ini sebagai tempat yang menyejukkan bagi warga, paparnya
Pada kesempatan yang sama, Ahmad Fadhlan juga memberikan pesan krusial terkait aspek administratif. Ia mengimbau pihak panitia dan masyarakat untuk melengkapi seluruh administrasi serah terima, termasuk surat-surat wakaf masjid dan tanahnya. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi hukum guna menjamin keamanan aset wakaf agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Sementara Kepala desa Pintu Padangjae Monang Pulungan yang dikenal se orang pernah itu menyampaikan terimakasihnya kepada Camat beserta rombongan yang berkenan hadir pada penyerahan/hibah Mesjid itu, dan dia dengan mewakili seluruh elemen masyarakat desa Pintu Padangjae mengatakan rasa terima kasihnya kepada keluarga Almarhum Mm artia Siregar yang begitu ikhlasnya membangun Rumah Ibadah( Mesjid) dan memindahkannya kepada masyarakat desa Pintupadang jae,Monang sebagai Kades berharap kepada Masyarakatnya agar meramaikan Rumah / Mesjid itu dengan Sholat berjamaah dan saling menjaga kebersihan lingkungannya ,dan kepada Almarhum Martua Siregar semoga arwahnya diterima Allah SWT di sisiNya dan keluarganya sehat dan mendapatkan imbalan atas keikhlasannya sehingga menghibahkan Mesjid yang diberi nama,,Al-Mukhlisin,tutup kades.
Dalam kesempatan itu juga Keluarga almarhum matua hasan siregar juga menyantuni anak yatim di desa pintu padang jae
Acara peresmian ini ditutup dengan apresiasi terhadap semangat gotong royong warga Desa Pintu Padang Jae yang dinilai sebagai kunci sukses terselesaikannya pembangunan masjid. Ke depan, diharapkan Masjid Jami’ Al-Mukhlisin dapat terus menjadi simbol persatuan dan sarana pembinaan spiritual yang kokoh bagi seluruh masyarakat desa.
( H.Harahap).


