Baznas Madina Salurkan Zakat untuk : lansia,pedagang kecil ,,Bupati Zakat Harus Tepat Sasaran dan Tingkatkan Kesejahteraan Umat,,

Madina— Propsu, sergap24jam.com-
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mandailing Natal( Madina) menyalurkan dana zakat melalui Program Ramadhan Berkah kepada para Lansia,pedagang kecil ,di Kabupaten Mandailing Natal ,Kegiatan penyaluran dilaksanakan di beberapa titik termasuk di kecamatan Suabu pada Senen, (16/03/2026),bertempat di Aula ( Balai desa) kantor Camat Siabu.


Penyaluran bantuan diawali pada jam: 10 wib ,dengan pemberian dana zakat kepada ..orang
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Madina Ustad Akhir Mada beserta Tim, Bupati Madina yang diwakili Camat Siabu Sudrajat putra .SH,beserta pegawai kantor camat Siabu ,dan para peserta penerima BAZNAS.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mandailing Natal( Madina) Ustad Akhir Mada dalam sambutannya menyampaikan secara singkat kepada Bupati Madina melalui Camat Siabu dia mengatakan bahwa Program BAZNAS Madina tahun 2026 ini terdiri dari :
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dalam sambutannya menegaskan bahwa zakat memiliki peran penting dalam membantu kehidupan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan umat.
Menurutnya, BAZNAS merupakan lembaga yang memiliki peran strategis dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak dan sedekah untuk kemudian disalurkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Dana yang dihimpun oleh BAZNAS akan disalurkan melalui berbagai program seperti kesehatan, kemanusiaan, pendidikan, dan program sosial lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Padang Pariaman,” ungkapnya.
Ia juga berharap penyaluran zakat tersebut dapat tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para penerima dan menjadi motivasi bagi para garin, bilal serta guru TPA dalam terus mengabdi dan mensyiarkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Padang Pariaman, M. Defriadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan agenda rutin tahunan BAZNAS dalam menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak menerima. Ia menjelaskan bahwa pada penyaluran bagi garin dan bilal, setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp500.000 per orang, dengan total dana yang disalurkan mencapai Rp145 juta. Sedangkan bagi guru TPA/TPS/MDA, sebanyak 206 orang juga menerima bantuan sebesar Rp500.000 per orang dengan total nilai bantuan mencapai Rp103 juta.
Defriadi juga mengungkapkan bahwa selama periode Januari hingga Maret 2026, BAZNAS Padang Pariaman telah berhasil menghimpun dana ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) sebesar Rp2.583.978.189.
“Dari jumlah tersebut, BAZNAS telah menyalurkan dana sebesar Rp1.170.837.165 untuk berbagai program seperti program kemanusiaan, kesehatan, pendidikan serta program pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman atas dukungan dalam pengelolaan zakat, termasuk melalui penerbitan sejumlah surat edaran terkait zakat mal dan zakat fitrah bagi instansi vertikal, ASN serta wali nagari.
Selain penyaluran bantuan zakat, BAZNAS Padang Pariaman juga memberikan perlindungan sosial melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Para garin, bilal, guru TPA serta pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulan ke depan.
“Secara keseluruhan hampir 800 orang di Kabupaten Padang Pariaman kami cover dalam program BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bentuk perlindungan bagi para penggerak kegiatan keagamaan di masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan serta penyerahan bantuan zakat secara simbolis kepada para penerima manfaat. (HH )


