Camat Batahan Sukseskan Acara Musrembang di Kecamatan BatahanTahun 2027.
Madina // Sergap24jam Com.
Camat Batahan Sukseskan Acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSREMBANG) Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Tahun 2027 di Kecamatan Batahan, Kamis 12 Februari 2026.
Didalam acara Musrembang Kecamatan Batahan, dihadiri dari Kabupaten Mandailing Natal Ummi Kalsum selaku Kabid Perekonomian Sumber Daya Alam Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan beserta Nurul Huda, dan ia juga selaku Analis Bencana atau BPBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan beserta rombongan.

“Hadir” Camat Batahan, Sukiman SE, beserta Sekcam dan staf kantor Camat Batahan, bersama Kapolsek Batahan AKP. S, Pangaribuan, dan beserta Danramil 20 Batahan Kapten, S. Marpaung. dan Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Batahan Wira Murti, S.Keb. Bdn, M.K.M.
Hadir juga Lurah Pasar Baru Azian, dan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Kepala Desa Se Kecamatan Batahan beserta BPD, dan Kepala Sekolah tingkat SD, SMP dan SMA, Hadir di Acara Musrembang di Kecamatan Batahan, dan bagi yang tidak menghadiri acara tersebut, bisa merugikan seperti usulan mereka tidak masuk di Musrembang .
“Acara pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Do’A bersama, dan Tempat acara diadakan di aula Kantor Camat Batahan.

Camat Batahan Sukiman, SE, menyampaikan dan meneruskan Kata-kata Bupati Mandailing Natal terlampir didalam surat yang dibacakan oleh Camat Batahan disa’at Acara Musrembang di Kecamatan Batahan dan itu merupakan tahapan penting dan strategis dalam siklus perencanaan pembangunan Daerah.
Forum ini menjadi wadah untuk menyelesaikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di tingkat Kecamatan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, Sehingga RKPD yang disusun benar-benar mencerminkan kondisi rill, kebutuhan prioritas, serta tantangan pembangunan yang kita hadapi bersama.
Pelaksanaan musrembang tahun ini memiliki arti yang sangat penting, karena kita melaksanakannya dalam kondisi daerah yang masih berada dalam proses pemulihan pasca bencana yang melanda beberapa Kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan bencana tersebut tidak hanya berdampak pada infrastruktur dan permukiman, tetapi juga pada pelayanan dasar, Aktivitas ekonomi masyarakat, serta ketahanan sosial.
Rancangan tema pembangunan RKPD Kabupaten Mandailing Natal tahun 2027 adalah peningkatan pelayanan dasar, transformasi tata kelola pemerintahan dan ekonomi untuk mewujudkan daerah tangguh,” tema ini menegaskan bahwa pembangunan ke depan harus mampu menjawab kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus memperkuat daya tahan daerah terhadap berbagai risiko, termasuk bencana alam.

Rancangan tema RKPD Kabupaten Mandailing Natal tahun 2027 yang kita susun memiliki makna yaitu:
1 peningkatan pelayanan dasar harus menjadi prioritas utama, pelayanan pendidikan, kesehatan, Air Bersih, Sanitasi, Perumahan layak, Serta Infrastruktur dasar lainnya perlu kita perkuat, terutama di wilayah yang terdampak banjir.
2. Transformasi tata kelola pemerintahan, pengalaman menghadapi bencana banjir mengajarkan kita pentingnya pemerintahan yang responsif, adaptif, dan terkoordinasi dengan baik, disamping itu, penyederhanaan birokrasi diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
3. Transformasi ekonomi untuk mewujudkan daerah tangguh, bencana berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, khususnya sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta UMKM, oleh karena itu, melalui RKPD tahun 2027, kita perlu mendorong pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta pengembangan ekonomi lokal yang lebih tahan terhadap bencana dan perubahan lingkungan.
Usulan hendaknya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat, pengurangan risiko bencana, serta peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh.
Camat Batahan juga bacakan surat Bupati Mandailing Natal, Saya mengajak para Camat, kepala desa, Lurah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengikuti musrembang ini dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi prinsip partisipatif, inklusif dan transparan, agar hasilnya dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, pada kesempatan ini kami juga menyampaikan bahwa pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 ini masih berpeluang untuk bertambah seiring dengan perubahan pola transfer keuangan daerah.
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal telah menyampaikan kegiatan-kegiatan prioritas kepada pemerintah pusat, kita berharap usulan kegiatan tersebut pada diwujudkan di tahun ini, akhir kata, saya berharap musrembang kecamatan ini dapat menghasilkan rumusan dan kesepakatan yang konstruktif dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Mandailing Natal untuk tahun 2027.
Demi terwujudnya daerah yang maju, sejahtera, dan tangguh menghadapi bencana, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, musrembang kecamatan dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Mandailing Natal tahun 2027, Secara resmi saya nyatakan dibuka. “Ucap Camat Sukiman.
Dan ia juga sampaikan karena tidak beberapa lama lagi mau menjelang pensiunan, dan sekaligus ia minta maaf kalo ada kesalahan karena kita sebagai manusia tidak luput dari kesalahan karena kita sebagai manusia, tidak ada yang sempurna, apa lagi kita ini mau menjelang bulan suci ramadhan atau menyambut bulan puasa,”Ucap Camat.

Begitu juga Kapolsek Batahan, AKP. S. Pangaribuan juga sampaikan dan ia juga mau pensiunan, mungkin hitungan hari, dan ia juga minta maaf kalo ada kesalahan, karena ia memimpin di dua Kecamatan, Kecamatan Batahan dan Kecamatan Sinunukan, “Ucapnya.
Kepala Desa Batu Sondat, Zulfikar Nasution, Sampaikan disa’at Acara Musrembang di Kecamatan Batahan, Minta kejelasan tapal batas dan sumber air bersih, dan ia sampaikan juga supaya Bupati Mandailing Natal agar memanggil seluruh pihak perusahaan yang ada dilingkungan Kecamatan Batahan agar bisa membantu pendana’an sumber air bersih, Atau Sumur Bor, Untuk Warga Kecamatan Batahan,”Ucap Zulfikar.
Kepala Desa Batahan II, M. Abdurrahman usulkan penambahan ruang belajar di SDN 353 Batahan II, terkait ruangan belajar anak didik sudah banyak yang rusak dan roboh dan hampir tidak layak hunyi, “Ucap Abdurrahman,”
Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Batahan, Wira Murti, S.Keb, Bdn, M.K.M.
Usulkan disa’at acara Musrembang di Kecamatan Batahan, terkait jalan ke Puskesmas agar bisa di Rabat beton, agar pasien dan pekerja enak untuk melewati jalan menuju Puskesmas, Ucapnya.
Kepala DesaSari Kenanga Syah Rizal, P.Pd, juga mengusulkan pembangunan jln lingkungan untuk bisa di Rabat beton beserta drainase.
Kepala Desa Muara Pertemuan, Abdi Negara juga usulkan pembangunan Sumber Air Bersih, disa’at Acara Musrembang di Kecamatan Batahan, Karena sungai mereka dicemari oleh orang yang tak bertanggung jawab, seperti sungai Batang Bangko dan Batang Batahan sudah keruh seperti teh susu.
Diduga tambang emas ilegal seperti dompeng dan alat berat di hulu sungai batang Bangko, Sementara masyarakat Desa Muara Pertemuan, Sumber air bersih mereka dari Batang Bangko dan Batang Batahan, “Ucap Abdi“.
BPD Desa Batahan IV juga usulkan pembangunan ruang belajar di sekolah mereka.
Analis Bencana, atau BPBD Kabupaten Mandailing Natal, Nurul Huda juga sampaikan terkait perencanaan pembangunan Sekolah tahun 2026 di Kecamatan Batahan dan ia juga bacakan, disa’at Acara Musrembang di Kecamatan Batahan, Pertama di SDN 340 Batu Sondat, SDN 343 Desa Kubangan Tompek, SDN 345 Desa Banjar Aur, SDN 354 Batahan III, SDN 350 Batahan I, SDN 339 Pulau Tamang.

Ummi Kalsum juga sampaikan terkait usulan Kepala Desa, BPD, Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Batahan dan Para Kepala Sekolah dan itu akan kita sampaikan nantinya, “Ucap Ummi.
Ketika kita konfirmasi, Nurul Huda, dan ia juga sampaikan pembangunan perencanaan di tingkat SD itu direncanakan dibangun di tahun 2026 ini, sumber dananya dari pengulangan bencana alam pasca banjir, “Ucapnya.
Ketika beberapa warga masyarakat Kecamatan Batahan sampaikan kepada Awak Media, terkait DPRD kita di Kecamatan Batahan, sangat di sayangkan, tidak hadir di Acara Musrembang, dan seharusnya di acara Musrembang paling tidak memperlihat mukanya “Ucap Warga.
(Z.Arifin)


