Kelangkaan BBM Dikeluhkan Warga Sergai, Warga Desak Pemerintah Dan Pertamina Segera Bertindak

Serdang Bedagai, Sumatera Utara//sergap24jam.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Kondisi ini dinilai semakin membebani warga, khususnya masyarakat kecil yang menggantungkan aktivitas ekonomi dan mata pencahariannya pada kendaraan bermotor.

Pantauan Awak media dilokasi, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat tampak mengular di SPBU 14.206.190, Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban. Sejumlah pengendara mengaku kesulitan memperoleh BBM bersubsidi jenis Pertalite maupun BBM non-subsidi Pertamax. Selain itu, sejumlah warga juga menyebut pasokan Bio Solar kerap terbatas.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan bahwa kelangkaan BBM bukan hanya terjadi pada hari itu, melainkan disebutnya sudah berlangsung hampir setiap hari dalam beberapa waktu terakhir.

“Hampir dua jam saya mengantre, Bang. Hampir tiap hari kami mengalami kondisi seperti ini. Tiba-tiba pihak SPBU menyampaikan Pertalite sudah habis. Kami benar-benar kecewa karena BBM sangat dibutuhkan untuk bekerja dan mencari nafkah keluarga,” ujarnya kepada Awak media di lokasi.

Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat masyarakat kecil harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM. Bahkan, tidak sedikit warga yang akhirnya pulang dengan tangan kosong karena stok telah habis saat tiba di SPBU.

“Kami hanya berharap pemerintah segera turun tangan. Jangan sampai masyarakat terus kesulitan mendapatkan BBM. Kalau kondisi seperti ini terus berlanjut, kami yang mencari nafkah setiap hari menjadi pihak yang paling terdampak,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah warga lainnya. Mereka berharap Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat, pemerintah daerah, PT Pertamina (Persero), serta instansi terkait segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut dengan memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan pasokan tersedia secara merata, sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu.

Masyarakat juga berharap adanya penjelasan resmi mengenai penyebab terbatasnya pasokan BBM agar tidak menimbulkan keresahan maupun spekulasi di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun PT Pertamina (Persero) terkait penyebab terbatasnya pasokan BBM di wilayah tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *