Memperkuat Ekonomi Rakyat, Kepengurusan APKLI Periode 2024–2029 Resmi Dikukuhkan
JAKARTA // Sergap 24jam.com – Langkah baru untuk memperkuat eksistensi dan kesejahteraan para pelaku ekonomi akar rumput resmi dimulai. Kepengurusan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) untuk periode 2024–2029 telah resmi dikukuhkan.
Momentum krusial ini menandai babak baru bagi organisasi dalam mengawal, membina, serta memperjuangkan hak-hak para pedagang kaki lima di seluruh penjuru tanah air agar mampu naik kelas di tengah tantangan ekonomi modern.
Komitmen Nyata untuk Pedagang Kaki Lima
Dalam kesempatan tersebut, Edy Mulyadi selaku narasumber sekaligus pengurus yang terlibat aktif dalam roda organisasi, menyampaikan pandangan strategisnya terkait arah baru APKLI ke depan. Ia menegaskan bahwa APKLI bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan sebuah motor penggerak ekonomi rakyat yang nyata.
”Pengukuhan kepengurusan periode 2024–2029 ini merupakan amanah besar. Fokus utama kami ke depan adalah melakukan penguatan internal organisasi, mendorong digitalisasi pelaku UMKM/PKL, serta membangun sinergi yang lebih kuat dengan jajaran pemerintah, termasuk Kementerian Dalam Negeri,” ujar Edy Mulyadi saat memberikan keterangannya.

Tiga Pilar Strategis APKLI Periode 2024–2029
Untuk mencapai target besar tersebut, Edy Mulyadi memaparkan beberapa program prioritas yang akan segera digulirkan oleh kepengurusan baru, antara lain:
Legalitas dan Perlindungan Usaha: Membantu para pedagang mendapatkan kepastian tempat usaha yang layak melalui regulasi dan tata ruang yang berpihak pada rakyat kecil.
Pemberdayaan dan Digitalisasi: Mengedukasi pedagang kaki lima agar akrab dengan sistem pembayaran digital (QRIS) dan pemasaran online guna memperluas jangkauan pasar.
Akses Permodalan: Memfasilitasi kolaborasi dengan lembaga keuangan dan perbankan demi mempermudah akses modal usaha yang sehat dan bebas dari jeratan rentenir.
Sinergi Bersama Pemerintah
Kehadiran jajaran pengurus di instansi pemerintahan strategis seperti Kementerian Dalam Negeri menegaskan komitmen APKLI untuk selalu berjalan selaras dengan kebijakan nasional. APKLI berharap pemerintah daerah di seluruh Indonesia dapat melahirkan kebijakan-kebijakan yang lebih humanis dalam menata, bukan menggusur, keberadaan para pedagang kaki lima.
Dengan semangat kebersamaan dan struktur kepengurusan yang solid, APKLI optimistis bahwa periode 2024–2029 akan menjadi era kebangkitan ekonomi sektor informal, sekaligus menjadikan PKL sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan dan ekonomi nasional.( Jurnalis: Sapiman)


