Menjaga Malam di Jalur Lintas: Ikhtiar Polres Batu Bara Memastikan Ramadhan yang Teduh

Ketika sebagian besar warga Kabupaten Batu Bara mulai mengistirahatkan diri usai melaksanakan ibadah Tarawih, deru mesin mobil patroli justru mulai membelah kesunyian aspal Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum). Selasa (4/3/2026), tepat pukul 21.30 WIB, personel Polres Batu Bara memulai langkah preventif mereka untuk menjaga marwah ketenangan di bulan suci Ramadhan 1447 H.

​Patroli malam ini bukan sekadar rutinitas dinas. Di bawah komando Perwira Pengendali (Padal) Ipda Harto Pardede, kepolisian berupaya memetakan dan mengawasi titik-titik rawan yang kerap menjadi ruang bagi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), seperti aksi begal hingga tawuran antar-kelompok pemuda.

​Ipda Harto Pardede memimpin personel piket satuan fungsi (Satfung) menyisir rute-rute strategis yang menjadi urat nadi transportasi di wilayah hukum Polres Batu Bara. Dua lokasi yang menjadi fokus utama dalam patroli kali ini adalah jalur penghubung Jalinsum Lima Puluh menuju Exit Tol Lima Puluh, serta kawasan Jalinsum yang melintasi Taman Lima Puluh.

​Kawasan ini dipilih bukan tanpa alasan. Area di sekitar akses jalan tol dan taman kota sering kali menjadi titik kumpul massa pada malam hari, yang jika tidak diawasi, berpotensi memicu gesekan sosial atau tindak kriminalitas jalanan. Kehadiran rotator biru yang berpendar di tengah kegelapan menjadi sinyal tegas bahwa negara hadir untuk menjamin keamanan setiap warga.

​”Patroli ini dilakukan guna memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara, terutama dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi aksi tawuran maupun kejahatan jalanan lainnya,” ujar Ipda Harto Pardede dalam laporannya.

​Bagi Polres Batu Bara, keamanan adalah prasyarat mutlak agar masyarakat dapat menjalankan rangkaian ibadah Ramadhan dengan khusyuk. Dengan kehadiran fisik polisi di lapangan, potensi niat jahat dapat diredam sebelum menjadi aksi nyata. Langkah ini selaras dengan upaya kepolisian untuk mengedepankan tindakan preventif daripada represif.

​Hingga patroli berakhir pada dini hari, situasi di sepanjang jalur lintas dan titik-titik keramaian di Lima Puluh dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol yang mengusik ketenangan warga.

​Ikhtiar menjaga malam ini menjadi komitmen berkelanjutan Polres Batu Bara selama bulan Ramadhan 2026 Masehi. Sebuah pesan tenang dikirimkan kepada warga: bahwa di balik gelapnya malam, ada penjaga yang memastikan hari esok tetap damai untuk memulai puasa kembali. (Boys-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *