Asisten III Padang Lawas Lepas Angkatan VII SMA Plus Taruna Bangsa.
Asisten III Padang Lawas Lepas Angkatan VII SMA Plus Taruna Bangsa
Asisten III Palas lepas angkatan VII SMA Plus Taruna Bangsa.
PALUTA, Sergap24jam, SMA Plus Taruna Bangsa menjadi saksi pertemuan yang Sangat sederhana dan haru, bangga, dan harapan yang berkelanjutan dalam satu momentum. Senin (13/04/2026), para taruna dan taruni Angkatan VII Tahun Ajaran 2025/2026 resmi dilepas, menandai berakhirnya satu fase dan di mulainya perjalanan baru yang lebih menantang.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, yang diwakili oleh Asisten III, Amir Sholeh Nasution. Kehadiran pemerintah daerah menjadi simbol pengakuan atas peran strategis sekolah ini dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing.
Dalam sambutan yang sarat makna, Amir Sholeh Nasution menyampaikan pesan Bupati bahwa kelulusan bukanlah garis finis, melainkan gerbang menuju medan pengabdian yang lebih luas—baik di perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan.
“Ilmu dan kedisiplinan yang telah kalian tempah di sini adalah bekal utama. Ke depan, kalian diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan daerah,” ujarnya.
Sejak 2024, Nazir Masjid di Namorambe Desak Polda Sumut Beri Kepastian Hukum
Pesan tersebut menegaskan satu hal penting: pendidikan bukan hanya tentang capaian akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial.
Sebagai institusi pendidikan dengan pendekatan semi-militer, SMA Plus Taruna Bangsa tidak hanya mencetak lulusan berprestasi, tetapi juga membangun fondasi disiplin, integritas, dan ketangguhan mental.
Hal ini ditegaskan oleh Ketua Yayasan, Edi Saputra Hasibuan, yang menyampaikan rasa bangga atas capaian para siswa sekaligus apresiasi terhadap dukungan pemerintah daerah.
“Bawalah nama baik almamater. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter,” pesannya.
Kehadiran berbagai unsur, mulai dari aparat kepolisian hingga perwakilan dinas pendidikan, menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan tanggung jawab kolektif. Pendidikan tidak berdiri sendiri, melainkan tumbuh dari kolaborasi yang berkelanjutan.
perkenalkan 13 fitur berbasis AI di GrabX 2026 sebagai “panduan cerdas sehari-hari” di Asia Tenggara
Momentum ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional.( Ambon Demak )


