Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat Toba 2026, Tim Pawasdal Polres Batu Bara Pantau Pos Pam dan Pos Yan
Guna menjamin kelancaran dan keamanan arus mudik serta balik Lebaran 1447 H, Tim Pengawas dan Pengendali (Pawasdal) Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan pengecekan dan monitoring di sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) di wilayah hukum Polsek Lima Puluh, Jumat (13/3/2026).
​Kegiatan yang dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Batu Bara ini bertujuan untuk memastikan personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Toba 2026 berada dalam kondisi prima dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

​Tim Pawasdal menyambangi dua titik strategis, yakni Pos Yan II Gerbang Tol Lima Puluh dan Pos Pam I Simpang Empat Lima Puluh. Dalam arahannya, Tim Pawasdal memberikan penekanan khusus kepada seluruh personel yang bertugas:
- ​Pelayanan Prima: Personel diminta untuk tetap peka terhadap situasi lapangan dan memberikan pelayanan yang humanis serta sigap kepada masyarakat.
- ​Antisipasi Ancaman: Sebagai upaya antisipasi terhadap aksi teror dari kelompok radikal yang masih antipati terhadap institusi Polri, petugas diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, melakukan pengaturan piket bergantian, dan tidak lengah dalam menjalankan tugas.
- ​Kebersihan dan Inventaris: Kebersihan pos harus terjaga guna kenyamanan dalam bertugas, serta instruksi tegas untuk selalu mengisi buku mutasi dan merawat barang inventaris yang dipinjam pakaikan.
​

​Secara keseluruhan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Lima Puluh dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Namun, tim mencatat terjadinya insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pada Jumat sore pukul 16.30 WIB di Jalinsum Desa Perk Dolok, tepatnya di depan Banyuwangi Waterpark, yang melibatkan satu unit truk dan mobil pikap. Seluruh korban dilaporkan telah dievakuasi ke Puskesmas Lima Puluh.
​Terkait kesiapan sarana prasarana, Tim Pawasdal memberikan catatan evaluasi bagi Pos Pam I Simpang Empat Lima Puluh. Diperlukan penambahan lampu penerangan agar keberadaan Pos Pam lebih terlihat oleh masyarakat pengguna jalan saat malam hari. Selain itu, penambahan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL) dinilai sangat diperlukan untuk mengantisipasi pengaturan lalu lintas apabila terjadi kemacetan atau kecelakaan lalu lintas di masa mudik mendatang.

​”Kehadiran personel Polri di lapangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pengecekan ini kami lakukan sebagai langkah proaktif agar kendala-kendala di lapangan dapat segera teratasi sebelum puncak arus mudik,” pungkas pihak Tim Pawasdal. (Boys-3)


