Patroli Blue Light Tengah Malam, Polres Batu Bara Antisipasi 3C di Jalinsum
Personel Polres Batu Bara mengintensifkan patroli kota rutin Blue Light menggunakan kendaraan roda empat guna mengantisipasi potensi tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor) serta kejahatan jalanan lainnya di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu (18/2/2026) mulai pukul 24.00 WIB hingga selesai.
Patroli dipimpin oleh dua personel Sat Samapta, yakni Aipda Oky HSB dan Aipda Dedi Iskandar, SH. Keduanya menggunakan satu unit mobil patroli R-4 Isuzu D-Max milik Sat Samapta untuk menyisir sejumlah titik rawan di jalur strategis.

Adapun rute patroli meliputi kawasan Simpang Exit Tol Lima Puluh hingga Simpang Perkebunan PT Socfin Tanah Gambus di Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Jalur tersebut merupakan bagian dari Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang dikenal memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi, termasuk pada malam hingga dini hari.
Kegiatan patroli Blue Light dilakukan dengan menyalakan lampu rotator biru sebagai tanda kehadiran polisi di tengah masyarakat. Langkah ini bertujuan memberikan efek cegah dan tangkal terhadap pelaku kejahatan, sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jalan dan warga sekitar.

“Patroli rutin ini merupakan upaya preventif untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas, khususnya 3C dan aksi kejahatan jalanan di Jalinsum wilayah hukum Polres Batu Bara,” demikian disampaikan sumber internal kepolisian setempat.
Selain menyisir jalur utama, personel juga melakukan pemantauan situasi di titik-titik yang dinilai rawan tindak kriminalitas, terutama pada jam-jam rawan ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.

Hingga patroli berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sepanjang rute Jalinsum Lima Puluh terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol maupun laporan tindak pidana selama kegiatan berlangsung.
Polres Batu Bara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan intensitas patroli rutin, khususnya pada malam hari, sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan wilayah dan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman.

Kehadiran patroli Blue Light diharapkan tidak hanya menjadi simbol pengamanan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama di jalur vital seperti Jalan Lintas Sumatera yang menjadi urat nadi mobilitas antarwilayah. (Boys-3)


