SAMPAH MENUMPUK 4 HARI DI TG UBAN, sekretaris Aliansi masyarakat Bintan bagian Utara KRITIK KINERJA DKP


Tanjung Uban // Sergap 24jam.com -Tumpukan sampah rumah tangga di depan sejumlah ruko di Tanjung Uban belum diangkut petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) selama empat hari terakhir. Kondisi itu memicu keluhan warga dan pelaku usaha karena bau menyengat sudah mulai mengganggu aktivitas.

“Sampah rumah tangga yang numpuk di depan ruko-ruko sudah 4 hari tidak diangkat petugas DKP. Baunya luar biasa, tidak mengenakkan,” ujar sekretaris Aliansi Masyarakat Bintan Bagian Utara Ahmad Tauhid, sabtu (23/5/2026).

Menurut Tauhid, tumpukan sampah terlihat di beberapa titik pusat keramaian Tanjung Uban. Limbah organik yang mulai membusuk menimbulkan lalat dan bau busuk hingga ke dalam ruko.

“Pedagang dan pembeli jadi tidak nyaman. Ini sudah masuk kategori gangguan kesehatan masyarakat. Kalau dibiarkan, bisa jadi sumber penyakit,” tegasnya.

Ia menilai keterlambatan pengangkutan sampah menunjukkan lemahnya manajemen kebersihan di kawasan padat penduduk. Padahal, Tanjung Uban merupakan salah satu pusat ekonomi dan pintu gerbang Bintan bagian utara.

“DKP harus segera turun tangan. Jangan menunggu viral dulu baru bergerak. Tugas mereka memang mengangkut sampah, bukan menunggu laporan,” katanya.

Tauhid mendesak DKP Kabupaten Bintan segera menjadwalkan pengangkutan rutin dan menambah armada jika diperlukan. Ia juga meminta ada keterbukaan informasi soal kendala di lapangan agar masyarakat tidak berspekulasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DKP Kabupaten Bintan belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pengangkutan sampah di Tanjung Uban. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan singkat belum mendapat respons.

Warga berharap masalah ini segera ditangani sebelum kondisi semakin memburuk, terutama menjelang akhir pekan yang biasanya meningkatkan aktivitas jual beli di kawasan tersebut./ Ham.k

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *