AKBP Anton Santoso Resmi Pimpin Polres Tapanuli Selatan

Tapanuli Selatan//sergap24jam.com – Kepemimpinan di Polres Tapanuli Selatan resmi memasuki babak baru. Dalam mutasi besar-besaran yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), AKBP Anton Santoso dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Tapanuli Selatan menggantikan AKBP Yon Edi Winara.

Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi dan promosi jabatan yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terhadap ratusan perwira di lingkungan Polri sebagai upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1339/VI/KEP/2026 yang diterbitkan pada 25 Juni 2026.

AKBP Yon Edi Winara Dapat Promosi Strategis di Polda Sumut
Setelah memimpin Polres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara kini mendapat kepercayaan untuk mengemban jabatan yang lebih tinggi di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Perwira menengah tersebut dipromosikan menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Perempuan dan Anak serta Perdagangan Orang (Wadir PPA dan PPO) Polda Sumut.

Penugasan baru ini menunjukkan kepercayaan pimpinan Polri terhadap pengalaman dan kinerja yang telah ditunjukkan AKBP Yon Edi Winara selama bertugas, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan.

Selama masa kepemimpinannya, Polres Tapsel aktif menjalankan berbagai program pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

AKBP Anton Santoso, Perwira Bareskrim yang Kini Memimpin Tapsel
Tongkat komando Polres Tapanuli Selatan kini berada di tangan AKBP Anton Santoso.

Sebelum dipercaya menjadi Kapolres Tapsel, AKBP Anton bertugas di Mabes Polri sebagai Kanit IV Subdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri.

Pengalaman panjang di lingkungan Bareskrim Polri menjadi modal penting bagi AKBP Anton dalam memimpin salah satu wilayah strategis di kawasan Tapanuli Bagian Selatan.

Latar belakangnya dalam penanganan berbagai kasus tindak pidana ekonomi khusus dinilai akan memberikan warna baru dalam penguatan profesionalisme, penegakan hukum, serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Rotasi yang melibatkan AKBP Anton Santoso dan AKBP Yon Edi Winara merupakan bagian dari mutasi besar yang dilakukan Kapolri terhadap 1.121 personel Polri yang terdiri dari perwira tinggi dan perwira menengah.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis.

Melalui mutasi ini, Polri berharap para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera beradaptasi dan meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.

Jurnalis : Syahreza Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *