Bupati Anwar Sadat Borong Produk Ecoprint Kuala Dasal, Komitmen Angkat UMKM Lokal Naik Kelas

Tanjab Barat// Sergap24jam. Com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali ditunjukkan melalui kunjungan Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., ke sentra UMKM Ecoprint di Desa Kuala Dasal, Kecamatan Tungkal Ulu, Jumat (17/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda kerja Bupati dan Wakil Bupati usai menghadiri Panen Raya Melon dan Safari Jumat di desa tersebut. Di lokasi, rombongan meninjau secara langsung proses produksi kain ecoprint yang memanfaatkan daun resam sebagai motif alami khas daerah.

Produk ecoprint yang dikembangkan kelompok ibu-ibu Desa Kuala Dasal dinilai memiliki keunikan tersendiri karena mengangkat potensi tanaman lokal menjadi karya bernilai seni tinggi sekaligus memiliki nilai ekonomi. Berbagai produk seperti kain, syal, tas, hingga aksesori dibuat menggunakan teknik ramah lingkungan tanpa bahan pewarna kimia yang berlebihan.

Bupati Anwar Sadat tampak berdialog dengan para perajin mengenai proses produksi, pemasaran, hingga berbagai tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM. Ia mengaku bangga melihat kreativitas masyarakat yang mampu mengubah sumber daya alam di sekitar menjadi produk yang memiliki daya saing.

Menurut Bupati, keberhasilan UMKM Ecoprint Kuala Dasal membuktikan bahwa pengembangan ekonomi masyarakat tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian maupun perkebunan, tetapi juga dapat tumbuh melalui industri kreatif yang memanfaatkan potensi lokal.

“Produk ecoprint ini memiliki karakter yang kuat karena lahir dari kekayaan alam daerah sendiri. Ini menjadi identitas sekaligus kebanggaan Tanjung Jabung Barat yang harus terus kita kembangkan bersama,” ujar Anwar Sadat.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati bersama Wakil Bupati membeli langsung sejumlah produk ecoprint hasil karya para perajin. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap produk lokal sekaligus memberikan motivasi kepada pelaku UMKM agar terus meningkatkan kualitas usahanya.

Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan terus memperluas berbagai program pembinaan UMKM, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, fasilitasi perizinan usaha, pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hingga promosi produk melalui berbagai pameran dan platform digital.

Ia menilai di tengah perkembangan ekonomi digital, pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemasaran agar produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas, baik regional maupun nasional.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, perbankan, dan instansi terkait untuk memperkuat akses pembiayaan serta memperluas jaringan pemasaran bagi pelaku UMKM.

Menurut Anwar Sadat, keberhasilan sebuah produk tidak hanya ditentukan oleh kualitas produksi, tetapi juga kemampuan membangun merek, kemasan yang menarik, serta strategi pemasaran yang tepat sehingga mampu bersaing di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Sementara itu, para perajin ecoprint mengaku senang atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Mereka berharap dukungan tersebut dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas sehingga produk ecoprint Kuala Dasal semakin dikenal masyarakat dan mampu meningkatkan pendapatan kelompok usaha.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memastikan setiap potensi ekonomi desa memperoleh pendampingan yang berkelanjutan. Setelah sebelumnya mendorong pengembangan sektor hortikultura melalui budidaya melon, kini perhatian juga diarahkan pada penguatan industri kreatif berbasis potensi lokal sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimistis UMKM lokal akan semakin berkembang, mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkenalkan identitas daerah melalui produk-produk unggulan yang memiliki ciri khas dan nilai jual tinggi.(Rahmadi Aryanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *