Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Edukasi Siswa Baru SMPN 1 Rantau Selatan Tentang Bahaya Narkoba
Labuhanbatu//sergap24jam.com – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar terus diperkuat oleh Polres Labuhanbatu melalui pendekatan edukatif. Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kaur Bin Ops (KBO) Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, IPTU R. Manik, memberikan penyuluhan mengenai bahaya narkoba kepada siswa-siswi baru SMP Negeri 1 Rantau Selatan, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk membangun kesadaran hukum dan membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika sejak dini.
Di hadapan para peserta didik baru, IPTU R. Manik menjelaskan berbagai dampak negatif yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba, mulai dari gangguan kesehatan, rusaknya masa depan, hingga konsekuensi pidana yang dapat menjerat pelaku.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan pernah mencoba narkoba karena sekali terjerumus, dampaknya bisa merusak cita-cita dan masa depan. Pilih lingkungan pergaulan yang positif serta berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika,” pesannya.
Selain memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai jenis narkotika yang kerap beredar di masyarakat beserta modus yang sering digunakan pelaku untuk menyasar kalangan remaja. Petugas mengingatkan agar siswa lebih waspada serta segera melapor kepada guru, orang tua, maupun pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba.
Pihak SMP Negeri 1 Rantau Selatan menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai edukasi dari kepolisian menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta kemampuan untuk menjauhi pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.
Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Narkoba AKP Hardiyanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan di lingkungan pendidikan akan terus dilakukan sebagai bagian dari strategi pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Melalui sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan para pelajar memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkoba sehingga mampu menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Jurnalis : Syahreza Nasution


