SiSWI SDN 005 TANJUNG PERMAI WAWANCARAI BUDE SEBLAK, BELAJAR SOSIALISASI LANGSUNG KE MASYARAKATTugas Sekolah Ajak Anak Turun ke Lapangan, Bukan Sekadar PR di Kertas

Sergap24jam. Com.
BINTAN: Aliya hanie ramadhan siswi kelas 6 C. SDN 005 Tanjung Permai, kecamatan seri kuala lobam, kabupaten bintan,anak kedua pasangan Bapak sanusi dan Ibu nurasiyah, turun langsung ke lapangan bersama satu orang temannya untuk mewawancarai Bude Seblak yang berjualan di depan Supermarket ATM Tanjung Permai, minggu (30/8/2026).

Kegiatan ini merupakan tugas sekolah yang diberikan langsung oleh wali kelasnya,Alih-alih hanya mengerjakan PR berupa tulisan di rumah, para siswa diajak untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Belajar dari Pelaku Usaha Kecil
Dengan membawa buku catatan dan keberanian, Aliya menghampiri lapak Bude Seblak yang setiap hari mangkal di depan Supermarket ATM. Ia mengajukan sejumlah pertanyaan seputar usaha, suka duka berjualan, hingga tips bertahan di tengah persaingan.

Bude Seblak menyambut baik kehadiran Aliya dan temannya,Ia dengan sabar menjelaskan bagaimana memulai usaha, bahan-bahan yang digunakan, dan bagaimana melayani pembeli dengan ramah.

Senang ada adik-adik sekolah yang mau tanya-tanya,Biar mereka tahu jualan itu tidak mudah, tapi kalau tekun hasilnya berkah,ujar Bude Seblak.

Contoh Baik Pendidikan Karakter
Langkah SDN 005 Tanjung Permai ini mendapat apresiasi. Menurut warga sekitar, tugas seperti ini menjadi contoh baik dalam mengajarkan anak untuk bersosialisasi langsung dengan masyarakat.

Tidak hanya PR yang diberikan guru melalui tulisan, Anak-anak jadi belajar komunikasi, belajar menghargai kerja orang lain, dan berani bertanya,kata salah seorang warga yang melihat proses wawancara.

Aliya mengaku gugup di awal, namun lama-lama menjadi terbiasa, Ia mengaku mendapat banyak pelajaran baru dari wawancara tersebut.

Ternyata jualan seblak capek juga,Bude bangun pagi, masak, terus jualan sampai jam 10 malam, Saya jadi lebih menghargai orang yang kerja keras,ujar Aliya polos.

Ajak Siswa Kenal Dunia Nyata
Tugas lapangan seperti ini dinilai penting untuk menumbuhkan rasa empati, keterampilan komunikasi, dan jiwa kewirausahaan sejak dini.

Dengan turun langsung ke masyarakat, siswa tidak hanya mendapat nilai, tetapi juga pengalaman dan wawasan yang tidak ditemukan di buku pelajaran.

Kegiatan Aliya dan temannya ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain agar lebih banyak memberikan tugas yang mengajak anak mengenal dunia nyata di sekitar mereka..ham.k

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *