Jamin Keamanan Malam, Polsek Medang Deras Intensifkan Patroli Antisipasi Geng Motor dan Begal
Kepolisian Sektor (Polsek) Medang Deras meningkatkan kewaspadaan di wilayah hukumnya dengan menggelar patroli skala besar pada Jumat (6/3/2026) malam. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menekan angka kejahatan jalanan, aksi geng motor, begal, hingga tawuran antar-remaja yang kerap meresahkan warga.
Patroli yang dimulai pukul 22.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Ps Kanit Samapta Polsek Medang Deras, Aipda Torang Situmorang, bersama sejumlah personel gabungan, yakni Aiptu Rivai, Aipda Agus Setiadi, dan Brigadir Dedy Sitinjak.

Kapolsek Medang Deras, AKP A.H. Sagala, menyatakan bahwa patroli malam ini menyasar titik-titik keramaian dan lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
”Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat. Personel di lapangan dikerahkan untuk memantau pergerakan kelompok-kelompok yang berpotensi memicu tawuran atau tindakan premanisme,” ujar AKP A.H. Sagala dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2026).
Dalam penyisiran tersebut, petugas mendatangi beberapa lokasi strategis, di antaranya Terminal Pagurawan, Simang Lemon di Kelurahan Pangkalan Dodek, serta area sekitar Masjid Al-Ihsan di Desa Nenassiam. Tidak hanya sekadar memantau situasi, petugas juga melakukan pendekatan dialogis dengan warga yang masih beraktivitas di luar rumah.

Personel Polsek Medang Deras mengimbau warga untuk tetap waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Salah satu poin penekanan adalah pentingnya penggunaan kunci ganda pada kendaraan bermotor saat diparkir guna menghindari tindak pencurian (curanmor).
”Kami mengajak masyarakat untuk menjadi ‘polisi’ bagi diri sendiri dengan selalu memastikan keamanan kendaraan dan ikut serta memantau situasi di lingkungan masing-masing,” tambah Aipda Torang Situmorang di sela-sela kegiatan.

Berdasarkan pantauan di lapangan hingga Sabtu dini hari, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Medang Deras dilaporkan berjalan dengan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gesekan antar-kelompok remaja maupun aktivitas geng motor yang mengganggu ketertiban publik.
Kehadiran polisi di jam-jam rawan ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan memberikan ketenangan bagi warga yang beristirahat maupun yang masih bekerja di malam hari.
(Boys-3)


