Pantau Stok BBM, Polres Batu Bara Pastikan Tak Ada Kelangkaan: “Hanya Terlambat, Bukan Langka!”

​Guna mengantisipasi keresahan masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), jajaran Polres Batu Bara turun gunung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh SPBU yang tersebar di wilayah hukumnya, Jumat (6/2/2026).

​Patroli yang digelar sejak pukul 13.00 WIB ini menyasar SPBU di bawah naungan Polsek Indrapura, Polsek Labuhan Ruku, Polsek Medang Deras, hingga Polsek Lima Puluh. Hasilnya, petugas mendapati sejumlah SPBU memang mengalami kekosongan stok pada jenis BBM tertentu.

​”Masyarakat tidak perlu panik. Stok bukan langka, melainkan hanya terjadi keterlambatan pengiriman dari depo Pertamina Labuhan Belawan,” ujar petugas di lapangan saat dikonfirmasi, Jumat siang.

Hasil monitoring petugas di lapangan, pihak manajemen SPBU telah melakukan penebusan (*lo) kepada pihak Pertamina. Diperkirakan, armada mobil tangki penyuplai BBM akan tiba di titik-titik SPBU yang kosong pada pukul 18.00 WIB hari ini.

​Sementara itu, situasi di lapangan terpantau bervariasi. Di wilayah hukum Polsek Labuhan Ruku, arus lalu lintas lancar jaya dan tidak ditemukan antrean yang mengular. Kondisi berbeda terlihat di SPBU 14.212.259 Tanjung Seri, Kecamatan Laut Dator, di mana antrean kendaraan masih tampak akibat menipisnya stok.

​Di Polsek Lima Puluh, kendala teknis sempat ditemukan di salah satu SPBU, yakni kerusakan pompa pada tangki Pertamax. Namun, pihak kepolisian memastikan pasokan lainnya sedang dalam perjalanan.

Polres Batu Bara menegaskan akan terus memantau proses distribusi ini hingga benar-benar kembali normal. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying yang justru bisa memicu gangguan arus lalu lintas.

​”Situasi secara keseluruhan masih aman dan kondusif. Kami terus melakukan pengawasan agar distribusi lancar dan masyarakat mendapatkan haknya tanpa kendala berarti,” tutupnya.(Red/Boys-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *