Satreskrim Polres Batu Bara Pantau Harga dan Ketersediaan 14 Komoditas Pangan di Pasar Lima Puluh Saat Ramadhan

Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu Bara bersama sejumlah instansi terkait melakukan pengecekan serta pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Inpres Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Jumat (6/3/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan terhadap stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan selama bulan suci Ramadhan di wilayah Kabupaten Batu Bara.


Dalam kegiatan itu, tim yang dipimpin IPTU Kriswanto, SH, MH bersama personel Satreskrim Polres Batu Bara melakukan pemantauan langsung kepada para pedagang guna memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan stok kebutuhan masyarakat mencukupi.


Turut dalam kegiatan tersebut AIPDA Andri Y Lubis, Brigadir Riki A Pianto, Brigadir Ari R Ginting, SH, dan Briptu Edi S, SH. Selain itu, pemantauan juga melibatkan sejumlah perwakilan dari instansi pemerintah daerah, yakni Ali Y. Saman, SST dari Bidang Perdagangan dan Metrologi Disnaker Perindag Kabupaten Batu Bara, Bambang dari Bidang Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan, Azim dari Bidang Peternakan Dinas Perikanan dan Peternakan, Abdul Wahab dari Bagian Perekonomian Kabupaten Batu Bara, serta Nelta dari Bidang Peternakan Dinas Perikanan dan Peternakan.


Dari hasil pemantauan di Pasar Inpres Lima Puluh, harga sejumlah komoditas bahan pokok masih berada pada kisaran yang relatif stabil. Beras medium dijual seharga Rp14.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp19.000 per kilogram, dan Minyakita Rp15.700 per liter.
Sementara itu, harga daging sapi tercatat Rp130.000 per kilogram, daging ayam ras Rp40.000 per kilogram, telur ayam ras Rp30.000 per kilogram, serta tepung terigu Rp12.000 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, kacang kedelai dijual Rp15.000 per kilogram, cabai merah Rp40.000 per kilogram, bawang merah Rp37.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, jagung pakan Rp7.000 per kilogram, dan ubi atau singkong Rp3.500 per kilogram.


Berdasarkan hasil pengecekan tersebut, tim menyimpulkan bahwa ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Batu Bara masih mencukupi dan tidak ditemukan adanya kelangkaan komoditas pangan di pasar tersebut.


Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pemantauan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan masyarakat selama Ramadhan tetap terpenuhi. (Red/Boys-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *