Wakil Bupati Padang Lawas Temui Gerakan Massa Dalihan Natolu Di Depan Kantor DPRD, Tuntut Hak Kembali
PadangLawas//Sergap24jam,com-Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I menemui secara langsung masa aksi Gerakan Masyarakat Dalihan Natolu Kabupaten Padang Lawas di depan Kantor DPRD Kabupaten Padang Lawas. Senin (31/08/26).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Dalihan Natolu menyampaikan aspirasi terkait penggarapan lahan, perlindungan hutan adat, dan dampak aktivitas PT. SSL dan PT. SRL terhadap ruang hidup masyarakat.
Ada Empat poin tuntutan Masyarakat Dalihan Natolu itu, pertama mendesak Bupati Kabupaten Padang Lawas agar menyampaikan kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Kehutanan untuk mengembalikan dan menyerahkan Hak masyarakat adat dan tanah ulayat yang selama ini dikuasai oleh PT SRL dan PT SSL kepada wilayat masing-masing.
Kedua, mendesak Pemerintah melindungi dan menghormati hak masyarakat yang dapatdibuktikan secara hukum, termasuk hak masyarakat adat, tanah ulayat, serta tanah yang telah dikuasai dan dikelola masyarakat secara turun-temurun sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Ketiga, mendesak Bupati Kabupaten Padang Lawas supaya memastikan agar pihak perusahaan menghentikan seluruh kegiatan dan menarik personel/karyawan yang tidak lagi memiliki dasar kewenangan untuk beraktivitas di areal PT SSL dan PT SRL.

Dan keempat, mendesak Bapak Bupati Kabupaten Padang Lawas Supaya membuat Peraturan Daerah (Perda) terkait hutan adat dan hak tanah ulayat di kabupaten Padang Lawas, berasas hukum pada Undang-Undang Dasar 1945 pasal 18 B ayat 2, UUPA No.5 tahun 1960 dan Putusan MK Noomor 35 tahun 2012.
Kami datang bukan untuk rusuh. Kami datang membawa keresahan rakyat. Satahi Saoloan, Sada Tujuan. Kami ingin kemerdekaan benar-benar dirasakan: berdaulat di atas tanah sendiri dan hidup bermartabat, ujar perwakilan Dalihan Natolu.
Kami berjuang untuk hak, tanah, dan lingkungan. Kemerdekaan harus dirasakan rakyat, tegasnya perwakilan Dalihan Natolu.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Padang Lawas menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Lawas terbuka menerima masukan dan siap menjadi jembatan antara masyarakat dengan perusahaan maupun pemerintah pusat.( HaS )


