BAZNAS Lombok Tengah Bangun Kolaborasi Bersama APKLI, Dorong Gerakan Kedermawanan Pelaku UMKM

LOMBOK TENGAH, 4 September 2026 // Sergap24jam. Com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Tengah terus memperluas sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Kali ini, BAZNAS Lombok Tengah membangun kolaborasi bersama Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Lombok Tengah) untuk memperkuat kepedulian sosial dan menumbuhkan budaya zakat, infak, serta sedekah di kalangan pelaku usaha.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sekretariat APKLI Lombok Tengah, kawasan utara Masjid Agung Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Peringatan Maulid dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada 50 anak yatim dari Kelurahan Praya dan Kelurahan Leneng.

APKLI Kabupaten Lombok Tengah yang diketuai Muhadi merupakan wadah yang menghimpun kurang lebih 300 anggota dari kalangan pedagang dan pelaku usaha. Sinergi bersama BAZNAS diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan lebih luas peran BAZNAS kepada para anggota sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat.

APKLI Apresiasi Dukungan BAZNAS

Dalam sambutannya, Ketua APKLI Kabupaten Lombok Tengah, Muhadi, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Lombok Tengah yang telah turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan apresiasi kepada BAZNAS Lombok Tengah yang telah mendukung program kegiatan ini. Kami ingin BAZNAS Lombok Tengah juga turut andil agar anggota kami lebih mengenal BAZNAS dan mengetahui program-program yang dapat kita sinergikan,” ujar Muhadi.

Menurutnya, keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan APKLI menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan anggota.

Tausyiah tentang Sunnah dan Jejak Kebaikan

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ustaz Ilham, perwakilan BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah. Dalam tausyiahnya, ia mengangkat tema “Sunnah-Sunnah yang Rasulullah Ajarkan dan Jejak Kebaikan.”

Pesan tersebut mengajak para jamaah untuk tidak hanya mengenal dan mengingat ajaran Rasulullah SAW, tetapi juga berusaha menghidupkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui akhlak, kepedulian, berbagi, dan meninggalkan jejak kebaikan di tengah masyarakat.

Momentum Maulid pun menjadi ruang refleksi bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan, tetapi juga melalui upaya mengikuti sunnah dan meneruskan nilai-nilai kebaikan yang beliau ajarkan.

BAZNAS Ajak Pelaku Usaha Bangun Kedermawanan

Sementara itu, Muhammad Rudini, perwakilan BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah, menyampaikan bahwa para pelaku usaha yang tergabung dalam APKLI memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari gerakan kedermawanan.

“Kita ingin mendorong para pelaku UMKM agar dari setiap usaha yang dijalankan tumbuh pula semangat untuk berbagi. Ketika sebagian rezeki disisihkan untuk infak dan sedekah, insyaallah usaha yang dijalankan tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan keberkahan dan menjadi bagian dari syiar kebaikan,” ungkap Muhammad Rudini.

Sebagai bentuk dukungan sekaligus langkah awal kolaborasi, BAZNAS Lombok Tengah memberikan santunan kepada anak yatim, tausyiah keagamaan, serta menyediakan wadah bagi anggota APKLI untuk berderma melalui celengan infak.

Puluhan celengan infak diserahkan kepada anggota APKLI. Celengan tersebut diharapkan menjadi sarana sederhana untuk membangun kebiasaan berinfak dari hasil usaha yang diperoleh setiap hari.

Gerakan ini tidak semata-mata berorientasi pada besarnya nominal yang terkumpul, tetapi pada bagaimana kebiasaan berbagi dapat tumbuh menjadi budaya kedermawanan di kalangan pelaku usaha.

Doa dan Santunan Menutup Rangkaian Kegiatan

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Lazim, yang juga merupakan perwakilan BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah.

Doa tersebut menjadi penutup sekaligus harapan agar peringatan Maulid Nabi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu meninggalkan nilai dan semangat kebaikan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Penyerahan santunan kepada 50 anak yatim dari Kelurahan Praya dan Leneng juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Kehadiran santunan menjadi wujud nyata kepedulian bersama sekaligus memperlihatkan bahwa semangat memperingati kelahiran Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung.

BAZNAS Lombok Tengah berharap kolaborasi bersama APKLI tidak berhenti pada kegiatan Maulid dan santunan. Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat dikembangkan dalam bidang zakat, infak, sedekah, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi langkah kecil yang diharapkan mampu meninggalkan jejak besar: menguatkan kedermawanan para pelaku usaha, memperluas manfaat bagi masyarakat, dan menghadirkan keberkahan dari setiap rezeki yang diperoleh.

BAZNAS Kabupaten Lombok Tengah
#ZAKATMENGUATKANINDONESIA
Sergap 24jam
Jurnalis : Sapiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *