Sinergi Transparan Bupati Pathul Bahri dan Wabup Nursiah Pacu Kemajuan Lombok Tengah
LOMBOK TENGAH NTB
05-seftember-2026//sergap-24 jam.coom
Kepemimpinan yang responsif, transparan, dan visioner terus ditunjukkan oleh duet pemimpin Kabupaten Lombok Tengah, Bupati H. Lalu Pathul Bahri, S.I.P., M.A.P. bersama Wakil Bupati Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si..
Melalui pembagian peran yang strategis dan sinergis—mulai dari penanganan taktis pascabencana hingga tata kelola akuntabilitas keuangan
pemerintah daerah membuktikan komitmennya dalam merawat kesejahteraan warga sekaligus menjaga marwah kebudayaan Sasak.
Hal ini terlihat nyata dalam penanganan cepat musibah kebakaran hebat yang melanda destinasi wisata internasional, Kampung Adat Sade, Desa Rembitan.
Bupati Pathul Bahri bergerak cepat memastikan pasokan logistik darurat, sementara Wabup HM Nursiah aktif mengawal kesiapan mitigasi kewilayahan di lapangan agar pemulihan berjalan efektif tanpa hambatan birokrasi.
Sade Bangkit: Rekonstruksi Berbasis Mitigasi dan Karakter Sasak
Memasuki tahap pemulihan, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bersatu memulihkan situs cagar budaya tersebut melalui Nyemulak atau peletakan tiang pancang pertama.
Momentum sakral ini digelar bersama jajaran Forkopimda dan tokoh adat setempat untuk memulai pembangunan kembali 75 rumah adat, masjid, dan puluhan artshop.
“Proses pembangunan fisik ini kami dampingi penuh secara bertahap. Pemerintah berkomitmen memberikan yang terbaik, namun yang paling utama adalah nilai-nilai historis dan karakter arsitektur asli Sasak harus tetap dijaga demi keberlanjutan warisan leluhur,” tegas Bupati Lalu Pathul Bahri saat meninjau lokasi.
Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Bupati HM Nursiah menegaskan bahwa penataan ulang Kampung Sade bukan sekadar memulihkan bangunan yang rusak, melainkan momentum membangun ketahanan desa wisata berkelanjutan.
Pemkab Lombok Tengah berkolaborasi aktif dengan Kementerian Pariwisata untuk mengintegrasikan sistem mitigasi risiko modern, seperti fasilitas proteksi kebakaran komunal dan cadangan air darurat.
Kawal Akuntabilitas dan Program Kerakyatan
Sinergi kedua pemimpin ini juga tampak kuat dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih.
Di saat Bupati Pathul Bahri menata keberhasilan BUMD yang sukses meraih penghargaan nasional TOP Pembina,Wabup HM Nursiah mengawal ketat sisi pengawasan anggaran.
Langkah ini dibuktikan dengan kepemimpinan langsung Wabup Nursiah dalam memimpin Entry Meeting bersama Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan NTB di Kantor Bupati demi menjamin transparansi penggunaan sisa anggaran tahun berjalan.
Di sisi lain, kepekaan sosial daerah terus diperluas.
Selain instruksi Bupati untuk memperlebar cakupan program iuran air gratis hingga ke Mushalka,Wabup Nursiah secara konsisten mengawal intervensi program perlindungan sosial bagi kelompok rentan serta percepatan penurunan stunting di berbagai desa.
Melalui perpaduan aksi tanggap darurat yang transparan, ketegasan dalam akuntabilitas birokrasi, serta penguatan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan di bawah arahan Bupati Pathul Bahri dan Wabup HM Nursiah dinilai sukses menghadirkan rasa aman sekaligus mempertahankan kepercayaan tinggi publik secara berkelanjutan di Lombok Tengah.
reporter :Lalu suhaili


