Perjuangkan Nasib 25 Juta PKL, Jajaran APKLI Nasional Audiensi dengan Menteri Perdagangan

Jakarta// Sergap24jam. Com- Perjuangkan Nasib 25 Juta PKL, Jajaran APKLI Nasional Audiensi dengan Menteri Perdagangan

  1. DPP APKLI Temui Mendag Budi Santoso, Desak Perlindungan dan Penataan PKL Berkeadilan 2. Bawa Aspirasi Pedagang Kaki Lima se-Indonesia, APKLI Nasional Audiensi di Kemendag

Jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Nasional menggelar audiensi strategis dengan Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Jakarta, Jumat (18/09/2026).

Audiensi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP APKLI, didampingi Sekjen, Ketua Harian, serta sejumlah Ketua DPD APKLI dari berbagai provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, APKLI membawa mandat perjuangan 25 juta lebih Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku UMKM sektor informal di seluruh Indonesia.

Ketua Umum APKLI Nasional, menegaskan, kedatangan APKLI ke Kemendag bukan sekadar silaturahmi, melainkan untuk menyampaikan kegelisahan PKL di lapangan yang masih menghadapi penggusuran, minimnya kepastian berusaha, hingga sulitnya akses permodalan.
“Kami datang membawa suara rakyat kecil. PKL adalah pahlawan ekonomi keluarga dan tulang punggung ekonomi nasional yang menyelamatkan bangsa ini saat krisis 98. Sudah saatnya negara hadir memberikan kepastian hukum, bukan penggusuran. Kami meminta kepada Bapak Menteri Perdagangan untuk menjadi Bapaknya PKL se-Indonesia,” di hadapan Mendag.
Adapun beberapa poin krusial yang menjadi tuntutan dan usulan APKLI Nasional dalam audiensi tersebut, antara lain:

  1. Perlindungan Hukum dan Penataan Berkeadilan: Mendesak penerbitan regulasi turunan yang melarang penggusuran sewenang-wenang dan mendorong konsep penataan, pemberdayaan, bukan penertiban.
  2. Akses Permodalan dan Digitalisasi: Meminta Kemendag memfasilitasi akses KUR super mikro tanpa agunan bagi PKL serta pelatihan digitalisasi agar PKL mampu bersaing di era marketplace.
  3. Revitalisasi Pasar Rakyat dan Lokasi Binaan: Mendorong sinergi Kemendag dengan Kemendagri dan Pemda untuk menyediakan 1000 kantong-kantong PKL binaan yang layak, bersih dan strategis di seluruh kabupaten/kota.
  4. Stabilisasi Harga Bahan Pokok: PKL sebagai ujung tombak yang paling terdampak kenaikan harga bahan pokok, meminta Kemendag menjaga stabilitas harga agar daya beli tidak anjlok.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menyambut baik dan mengapresiasi peran APKLI selama ini dalam mengorganisir dan membina PKL.

Mendag Budi Santoso menyatakan komitmennya bahwa Kementerian Perdagangan akan selalu berpihak pada ekonomi rakyat. Menurutnya, PKL adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem perdagangan dalam negeri yang harus diperkuat.
“PKL itu bukan beban kota, tapi justru penggerak ekonomi. Aspirasi dari APKLI ini sangat penting. Kami di Kemendag akan mengkaji dan menindaklanjuti usulan-usulan tersebut. Prinsip kami, perdagangan harus tumbuh bersama rakyat, bukan di atas penderitaan rakyat kecil,” ujar Mendag Budi Santoso.
Mendag juga membuka pintu kolaborasi lebih lanjut antara Ditjen Perdagangan Dalam Negeri dengan APKLI untuk program-program pemberdayaan PKL, termasuk diikutsertakan dalam program Trade Expo dan pengembangan Pasar Rakyat.

Audiensi ditutup dengan penyerahan dokumen Naskah Akademik Roadmap Pemberdayaan PKL 2025-2045 oleh DPP APKLI kepada Menteri Perdagangan sebagai bahan pertimbangan kebijakan nasional.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal baru bagi masa depan PKL Indonesia yang lebih bermartabat, berdaya dan sejahtera.
Tim sergap24 jam
Sapiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *