TAMAN MASJID BESAR BAITUL MAKMUR TANJUNG UBAN HIDUP USAI ASARRiuh Tawa Anak di Prosotan, Berkah untuk Pedagang Keliling
BINTAN // Sergap24jam. Com – Usai menunaikan Sholat Asar, Masjid Besar Baitul Makmur Tanjung Uban tidak langsung lengang. Di taman depan masjid, suara riuh tawa anak-anak justru pecah mewarnai sore.
Para orang tua tampak duduk santai di bangku taman, menemani anak-anaknya bermain seluncuran atau yang akrab disebut prosotan, Anak-anak berlarian saling kejar, berebut naik dan meluncur turun dengan wajah ceria tanpa beban.
Pemandangan sederhana ini kini menjadi rutinitas baru yang menghidupkan fungsi sosial masjid, Taman di halaman masjid kebanggaan warga Tanjung Uban itu tidak lagi sekadar penghias, melainkan telah berubah menjadi ruang ramah anak.
Habis sholat Asar kami duduk santai dulu di taman, Anak-anak main prosotan, berlarian,Kami temani sambil ngobrol dengan warga lain, ujar salah seorang jamaah yang ditemui di lokasi, sabtu (19/9/2026).
Masjid Sebagai Pusat Pembinaan Umat
Suara riang anak-anak yang saling kejar dan berebut seluncuran menciptakan suasana hangat dan akrab, Kondisi taman yang asri, bersih, dan berada di lingkungan masjid membuat orang tua merasa aman melepas anak-anaknya bermain.
Keberadaan ruang terbuka ini membuktikan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah semata, Lebih dari itu, ia menjelma menjadi pusat pembinaan umat, tempat berkumpulnya keluarga, serta ruang tumbuh kembang anak yang positif dan sehat.
Fasilitas Perlu Perbaikan, Berkah Ekonomi Warga
Haris, marbot Masjid Besar Baitul Makmur, menyambut baik ramainya taman setiap sore, Ia pun menjelaskan kondisi fasilitas yang ada saat ini.
Sebelah sana ada juga Pak, namun sudah rusak belum diperbaiki lagi, Kami sebagai pengurus masjid ikut senang, karena selain masjid tempat ibadah, di tamannya bisa dijadikan tempat anak bermain dan ini menjadi salah satu destinasi,ujar Haris.
Menurutnya, hidupnya aktivitas di taman sore hari juga membawa berkah ekonomi bagi warga sekitar.
Kan ada juga pedagang es keliling bisa menjual dagangannya, bisa membantu perekonomian keluarganya, tambahnya.
Dengan ramainya kunjungan warga, para pedagang kecil seperti penjual es, ikut mendapat rezeki. Taman masjid pun memberi efek ganda: rekreasi untuk anak, rezeki untuk warga.
Warga berharap pemerintah dan pengelola masjid terus menjaga dan melengkapi fasilitas taman, terutama memperbaiki wahana yang sudah rusak agar lebih aman dan nyaman.
Dengan penataan yang baik, Masjid Besar Baitul Makmur Tanjung Uban akan semakin menjadi magnet: tempat beribadah yang nyaman, sekaligus ruang rekreasi keluarga yang menyejukkan
Di atas prosotan itulah, tawa anak-anak sore itu menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati seringkali hadir dari hal-hal sederhana di halaman rumah Allah..ham.k


