Kabar Duka : Cirus Sinaga Tutup Usia, Keluarga Mengantar Pulang Ke Tanah Batak Di Samosir
“Mulak tu tano parhutaon, diiringi doa dan kasih sayang keluarga.”
MEDAN//sergap24jam.com — Kabar duka menyelimuti keluarga besar Bapak Cirus Sinaga, yang juga merupakan Kalimbubu bagi keluarga Martin Sembiring. Almarhum berpulang ke Rumah Bapa pada Minggu, 20 September 2026, setelah menjalani perawatan medis dan tindakan operasi di Medan.
Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, terlebih karena sebelumnya kondisi beliau masih terlihat cukup baik dan masih sempat berkomunikasi dengan keluarga.
Kepergian yang Datang Secara Mendadak
Menurut informasi yang dihimpun dari keluarga, rangkaian perawatan almarhum bermula pada Jumat pekan sebelumnya, setelah mengalami keluhan pada bagian ibu jari yang membengkak. Kondisi tersebut sebelumnya telah beberapa kali berulang dan disertai demam.
Pada proses selanjutnya, keluarga menghadapi kendala dalam memperoleh ruang rawat inap karena sejumlah rumah sakit dalam kondisi penuh, termasuk RS Mitra Sejati dan RS Elizabeth. Berkat koordinasi dan bantuan keluarga, khususnya dari pihak menantu dalam pencarian kamar, almarhum akhirnya memperoleh penanganan medis melalui jalur poliklinik pada Selasa.
Tindakan operasi kemudian dilakukan pada Rabu.
Setelah operasi, keluarga masih menyimpan harapan agar almarhum dapat segera pulang dan berkumpul kembali bersama keluarga antara Kamis hingga Sabtu. Namun, harapan tersebut berubah setelah kondisi almarhum mengalami perubahan dan disertai keluhan batuk.
Pada Sabtu siang, suasana keluarga bahkan masih terasa cukup hangat. Almarhum masih sempat berkomunikasi melalui video call bersama Tarsisius Richard Sembiring, menantu dari pihak boru.
Tidak ada yang menyangka bahwa komunikasi tersebut akan menjadi salah satu momen terakhir keluarga bersama almarhum.
Pada dini hari berikutnya, kondisi almarhum mendadak menurun dan menjadi kritis. Sekitar pukul 02.30 WIB, almarhum harus mendapatkan penanganan intensif di ruang ICU.
Setelah mendapatkan perawatan dan penanganan medis, akhirnya pada Minggu, 20 September 2026, almarhum Bapak Cirus Sinaga mengembuskan napas terakhir.
Kalimbubu yang Berpulang
Dalam hubungan kekerabatan Batak, kepergian seorang Kalimbubu bukan sekadar kehilangan seorang anggota keluarga.
Ada rasa hormat, kasih, dan ikatan kekerabatan yang mendalam yang turut dirasakan oleh keluarga besar. Karena itu, kabar berpulangnya Bapak Cirus Sinaga menjadi duka bagi keluarga besar, termasuk keluarga Martin Sembiring.
Bagi keluarga, beliau bukan hanya sosok yang hadir dalam hubungan kekerabatan, tetapi juga bagian dari perjalanan keluarga yang meninggalkan kenangan dan kasih yang akan terus dikenang.
Dalam suasana duka, keluarga kini bersiap menjalankan rangkaian penghormatan terakhir kepada almarhum.
Jenazah Disemayamkan di Medan
Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka, Jalan Busi No. 11A, Kota Medan.
Rangkaian acara keluarga dan adat telah dipersiapkan dan direncanakan berlangsung di rumah duka pada:
Rabu, 23 September 2026.
Setelah rangkaian acara tersebut selesai, jenazah almarhum direncanakan diberangkatkan menuju Desa Tamba, Kabupaten Samosir, untuk dimakamkan di tanah asal dan tempat peristirahatan terakhirnya.
Pemberangkatan tersebut direncanakan berlangsung pada hari yang sama, dengan pendampingan dari pihak gereja.
Bagi keluarga Batak, perjalanan menuju Samosir ini bukan sekadar perjalanan membawa jenazah. Ada sebuah perjalanan terakhir untuk mengantar orang yang dikasihi mulak tu tano parhutaon — kembali ke tanah kampung halaman, untuk beristirahat dengan tenang di tengah tanah leluhur dan keluarga.
Keluarga Akan Membahas Persiapan Pemberangkatan
Sementara itu, teknis perjalanan serta kemungkinan pendampingan bagi keluarga dan rombongan yang akan menuju Samosir akan dibahas lebih lanjut oleh keluarga pada Selasa, 22 September 2026.
Keluarga berharap seluruh rangkaian penghormatan terakhir kepada almarhum dapat berjalan dengan baik, penuh penghormatan, serta menjadi penghiburan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.
Selamat Jalan, Bapak Cirus Sinaga
Kepergian seseorang yang kita kasihi selalu meninggalkan ruang yang tidak mudah diisi.
Hari ini keluarga menangis, mengenang, dan merasakan kehilangan. Namun di tengah duka itu, keluarga juga mengenang segala kebaikan, kasih, dan kebersamaan yang pernah diberikan almarhum selama hidupnya.
Kini tiba saatnya keluarga mengantarkan beliau menuju perjalanan terakhir.
Dari Medan menuju Samosir.
Dari rumah duka menuju tanah peristirahatan.
Dari dunia menuju keabadian.
Selamat jalan, Bapak Cirus Sinaga.
Horas di hamu di inganan na badia.
Semoga Tuhan menerima almarhum di Rumah Bapa, memberikan tempat yang damai dan penuh kemuliaan, serta memberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan.
Khususnya kepada keluarga besar, pihak boru, dan seluruh kerabat yang merasakan kehilangan ini.
Selamat jalan, Kalimbubu.
Kasih dan kenangan tentangmu akan tetap tinggal di hati keluarga.
Beristirahatlah dalam damai. 🙏😭
Editor : Syahreza Nasution


