Perangi Geng Motor, Bupati Anwar Sadat Ajak Pemerintah, Orang Tua, dan Sekolah Bersinergi Lindungi Generasi Muda

Tanjab Barat// Sergap24jam. Com – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama Polres Tanjung Jabung Barat memperkuat langkah pencegahan terhadap maraknya aksi geng motor melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang dirangkaikan dengan penandatanganan deklarasi komitmen bersama menolak segala bentuk aktivitas geng motor, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Mapolres Tanjung Jabung Barat tersebut dihadiri Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa persoalan geng motor tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan kriminal semata, melainkan telah menjadi tantangan sosial yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, sebagian besar pelaku maupun korban berasal dari kalangan remaja yang seharusnya menjadi generasi penerus pembangunan daerah.

Ia mengatakan, upaya penanggulangan tidak cukup hanya mengandalkan tindakan penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian. Pencegahan sejak dini melalui pembinaan karakter, pengawasan keluarga, serta penyediaan ruang positif bagi anak muda menjadi langkah yang jauh lebih penting dalam memutus mata rantai munculnya kelompok-kelompok yang meresahkan masyarakat.

“Yang kita lindungi adalah masa depan generasi muda. Karena itu, semua pihak harus mengambil peran sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Pemerintah, aparat keamanan, sekolah, keluarga, hingga tokoh agama harus bergerak bersama agar anak-anak kita tidak terjerumus dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat,” ujar Anwar Sadat.

Bupati menekankan pentingnya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah maupun pondok pesantren. Ia meminta Dinas Pendidikan untuk terus berkolaborasi dengan satuan pendidikan dalam membangun lingkungan belajar yang mampu membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial para pelajar.

Selain itu, Bupati juga meminta Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memperbanyak kegiatan positif yang dapat menjadi wadah kreativitas generasi muda. Menurutnya, berbagai aktivitas olahraga, seni, budaya, hingga organisasi kepemudaan perlu terus dikembangkan agar anak-anak memiliki ruang berekspresi yang sehat dan produktif.

Anwar Sadat turut mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam membentuk karakter anak. Ia mengimbau para orang tua untuk meningkatkan perhatian terhadap pergaulan, aktivitas, serta penggunaan media sosial oleh anak-anak agar potensi keterlibatan dalam kelompok yang menyimpang dapat dicegah sejak dini.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara orang tua dan anak menjadi salah satu faktor penting dalam membangun lingkungan keluarga yang harmonis sekaligus menghindarkan remaja dari pengaruh negatif lingkungan pergaulan.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi antarinstansi dalam menyusun langkah-langkah pencegahan yang lebih terintegrasi. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan tokoh agama, diharapkan upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat berjalan lebih efektif.

Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta kegiatan menandatangani deklarasi penolakan terhadap segala bentuk aktivitas geng motor di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Penandatanganan tersebut menjadi simbol kesepakatan seluruh elemen daerah untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan melindungi generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi mengarah pada tindak kriminal.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap deklarasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi awal dari penguatan kolaborasi lintas sektor dalam membangun lingkungan yang aman, kondusif, dan ramah bagi tumbuh kembang generasi muda. Dengan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, diharapkan Tanjung Jabung Barat dapat terbebas dari aktivitas geng motor sekaligus melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah.( Rahmadi Aryanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *