Respon Keluhan Warga dan Akses Pendidikan, Dinas PUTR Nias Barat Survei Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan Sungai Fenango.

NIAS BARAT// Sergap24jam. Com -Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) melakukan peninjauan dan survei lapangan secara langsung di lokasi Sungai Fenango, Dusun I Soyamanu, Desa Sitölu’ewali, Kecamatan Moro’ö, Kabupaten Nias Barat, provinsi Sumatera Utara Kamis (15/10/2026).

Survei teknis ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUTR Kabupaten Nias Barat, Ir. Arwadi A.J. Gulo, S.T., berserta jajaran teknis dan konsultan, dengan didampingi oleh tokoh masyarakat setempat, Drs. Fatizatulo Waruwu. Peninjauan lapangan ini bertujuan untuk mengukur dan memastikan kondisi riil geografi sungai demi merencanakan pembangunan konstruksi jembatan yang permanen, kokoh, dan layak.

Sungai Fenango selama ini menjadi lintasan vital sekaligus hambatan utama mobilitas warga Dusun I Soyamanu. Ketika curah hujan tinggi, luapan arus banjir kerap mengisolasi warga, merusak potensi perekonomian lokal, serta membahayakan keselamatan anak-anak sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA yang harus menyeberangi sungai demi menuntut ilmu.

Komitmen Pembangunan Tepat Sasaran
Dalam peninjauannya di lokasi, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Nias Barat, Ir. Arwadi A.J. Gulo, S.T., menegaskan bahwa seluruh program infrastruktur daerah dilaksanakan selaras dengan arahan Bupati Nias Barat agar prioritas pembangunan dapat dirasakan secara konkret oleh masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Nias Barat harus tepat sasaran. Sesuai dengan instruksi Bapak Bupati, program pembangunan harus tuntas, terukur, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujar Kadis PUTR.

Di lokasi yang sama, Kadis PUTR turut memantau proyek Peningkatan Ruas Jalan di Dusun I Soyamanu yang saat ini telah memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing). Pihaknya memastikan pada kelanjutan pembangunan pengangkutan material proyek dapat berjalan dengan lancar hingga ke tepi  Sungai.

Aspirasi Warga dan Urgensi Jembatan Permanen
Tokoh masyarakat setempat, Drs. Fatizatulo Waruwu, mewakili warga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian Pemerintah Kabupaten Nias Barat. Pihaknya menceritakan bahwa warga pernah bergotong-royong membangun jembatan darurat secara swadaya, namun fasilitas tersebut tidak dapat bertahan lama akibat tergerus arus deras banjir.

Fatizatulo menekankan pentingnya pembangunan jembatan permanen yang dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat (mobil/truk) untuk jangkauan jangka panjang.

“Kami sangat mengharapkan jembatan yang kokoh dan tahan lama. Jembatan ini tidak hanya menghubungkan antar-dusun, tetapi juga menjadi fondasi penting untuk kelanjutan pembangunan jalan menuju perbatasan Desa Gunung Tua, Kecamatan Tugala Oyo, Kabupaten Nias Utara yang jaraknya tinggal sekitar 1 kilometer lagi dari tepi sungai. Jika jembatan ini terwujud, pengangkutan material ke wilayah perbatasan tidak akan terkendala lagi,” ungkap Fatizatulo.

Warga Desa Sitölu’ewali juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., atas realisasi pembangunan jalan di wilayah perbatasan Dusun 1 Soyamanu tahun ini yang manfaatnya telah dirasakan langsung. Warga optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Nias Barat dan sinergi bersama Dinas PUTR, rencana pembangunan jembatan permanen Sungai Fenango dapat segera diwujudkan demi mendukung kelancaran arus ekonomi, akses kesehatan, serta keselamatan pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan.( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *