Operasi Keselamatan Tahun 2026 Resmi Di Mulai, Waka Polres Madina Pimpin Apel Gabungan Gelar Pasukan Di Polres Madina.

Operasi Keselamatan Tahun 2026 Resmi Di Mulai, Waka Polres Madina Pimpin Apel Gabungan Gelar Pasukan Di Polres Madina.

Madina, Sergap24jam.com- Operasi Keselamatan Toba Tahun 2026 resmi dimulai pada tanggal 02 Pebruari 2026 – 26 Pebruari 2026, dengan ditandai Apel Gabungan Gelar Pasukan di lapangan Multifungsi Tanthya Sudhirajati Mako Polres Madina, Senin( 02/02).

Apel gabungan tersebut dipimpin langsung Waka Polres Madina, Kompol, Aris Afianto S.H, dengan Perwira Upacara, Iptu.Sumardi, S.P.,M.M. Sedangkan Komandan Upacara, Ipda.M.Yamin, S.H.

Hadir dalam acara tersebut, Forkopimda Plus.

Sementara itu, dilansir media KORLANTAS POLRI, Jakarta – Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries melaksanakan kegiatan zoom meeting bersama jajaran Ditlantas terkait kesiapan pelaksanaan operasi keselamatan 2026, Selasa (20/1).

Operasi keselamatan 2026 akan berlangsung selama 14 hari, yang mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Ketupat 2026” dengan mengedepankan preemtif dan preventif.

Sasaran Ops Keselamatan meliputi kendaraan angkutan umum bus travel dan kendaraan travel, pengemudi kendaraan angkutan umum, perusahaan otobus (PO), badan usaha angkutan umum dan ramp check.

Kombes Pol Aries menegaskan pentingnya pemeriksaan kendaraan dan kesehatan pengemudi. Menurutnya, kendaraan dan pengemudi yang dinyatakan lolos pemeriksaan akan ditempelkan stiker sebagai tanda kelayakan.

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries
Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries
“Periksa kendaraannya, kita periksa kesehatannya, kemudian kita tempelkan stiker apabila memang kendaraan maupun pengemudi busnya lolos terhadap pemeriksaan yang dilakukan Ini akan memberikan dampak terhadap manajemen lebih peduli terhadap kendaraan-kendaraan yang akan dioperasionalkan,” ungkap Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries.

Dalam pelaksanaan ramp check, pendataan akan dilakukan melalui aplikasi Sistem Laporan Kegiatan Operasi (Sislakop) dengan format khusus yang akan dibagikan. Pelaporan kegiatan ramp check ini menjadi atensi khusus Korlantas Polri. Selain itu, petugas di lapangan diminta memaksimalkan penggunaan HP K3I dengan mengaktifkannya saat pelaksanaan operasi di kendaraan.

“Untuk pelaksanaan ramp check akan dilaksanakan pendataan melalui sislakop dengan format yang nanti akan kita kirimkan. Selain itu, pelaksanaan kegiatan ramp check agar maksimalkan HP K3I yang sudah ada nyalakan HP tersebut di kendaraan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Aries juga menginstruksikan kepada seluruh Polres agar melaksanakan kegiatan sesuai dengan wilayah masing-masing. Kegiatan preemtif dan preventif tetap menjadi dasar, disesuaikan dengan tantangan dan potensi kerawanan di daerah.

“Untuk Polres-Polres yang lain laksanakan seperti biasa yang sudah digarisbawahi di paparan tadi, ada kegiatan preemtif dan preventif, sesuaikan dengan apa yang menjadi tantangan di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Terkait pemeriksaan kesehatan, ia menegaskan bahwa pengemudi yang terbukti mengonsumsi alkohol atau terindikasi menggunakan obat-obatan terlarang harus dihentikan dan tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Apabila tersedia sopir cadangan, maka sopir pengganti harus memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Apabila pada saat pelaksanaan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi didapati pengemudi menggunakan alkohol atau terindikasi menggunakan obat-obat terlarang, hentikan kendaraan tersebut. Kalau memang ada supir cadangannya, supir cadangannya silakan tapi yang sesuai dengan aturan,” tegas Kombes Pol Aries.

Pentingnya pencatatan hasil pemeriksaan kesehatan pengemudi, termasuk rekomendasi dari dinas kesehatan. Meski terdapat kondisi tertentu seperti tekanan darah tinggi namun masih direkomendasikan untuk melintas, hal tersebut tetap harus dicatat secara detail.

“Berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan yang rekan-rekan ajak pada saat pelaksanaan supir ini hasil pemeriksaannya darah tinggi tapi kalau masih rekomendasi dia melintas silahkan, tapi dicatat ada beberapa kecelakaan yang terjadi karena masih flu, dia minum obat, ngantuk, kecelakaan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan ramp check menjadi tanggung jawab Ditlantas Polda dengan menggandeng Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) setempat serta dinas kesehatan.

“Kegiatan ramp check, kita laksanakan dengan serius dan ini menjadi tanggung jawab Ditlantas Polda, bekerjasama dengan BPTD setempat dan dinas kesehatan,” ungkapnya.

Terakhir Kombes Pol Aries mengatakan, salah satu perbedaan signifikan Operasi Keselamatan 2026 dibandingkan operasi sebelumnya adalah pemeriksaan kendaraan secara langsung di jalan, khususnya terhadap angkutan penumpang umum bus dan travel.

“Untuk mencapai semua tujuan yang ada kegiatan yang kita laksanakan secara masif dan berbeda dari pelaksanaan kegiatan operasi sebelumnya adalah kegiatan pemeriksaan kendaraan di jalan khusus untuk angkutan penumpang umum bus maupun travel Itu yang kita lakukan,” pungkasnya.( Berbagai sumber).

Read More

Operasi Keselamatan Tahun 2026 Resmi Di Mulai, Waka Polres Madina Pimpin Apel Gabungan Gelar Pasukan Di Polres Madina.

Operasi Keselamatan Tahun 2026 Resmi Di Mulai, Waka Polres Madina Pimpin Apel Gabungan Gelar Pasukan Di Polres Madina.

Madina, Sergap24jam.com- Operasi Keselamatan Toba Tahun 2026 resmi dimulai pada tanggal 02 Pebruari 2026 – 26 Pebruari 2026, dengan ditandai Apel Gabungan Gelar Pasukan di lapangan Multifungsi Tanthya Sudhirajati Mako Polres Madina, Senin( 02/02).

Apel gabungan tersebut dipimpin langsung Waka Polres Madina, Kompol, Aris Afianto S.H, dengan Perwira Upacara, Iptu.Sumardi, S.P.,M.M. Sedangkan Komandan Upacara, Ipda.M.Yamin, S.H.

Hadir dalam acara tersebut, Forkopimda Plus.

Sementara itu, dilansir media KORLANTAS POLRI, Jakarta – Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries melaksanakan kegiatan zoom meeting bersama jajaran Ditlantas terkait kesiapan pelaksanaan operasi keselamatan 2026, Selasa (20/1).

Operasi keselamatan 2026 akan berlangsung selama 14 hari, yang mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Ketupat 2026” dengan mengedepankan preemtif dan preventif.

Sasaran Ops Keselamatan meliputi kendaraan angkutan umum bus travel dan kendaraan travel, pengemudi kendaraan angkutan umum, perusahaan otobus (PO), badan usaha angkutan umum dan ramp check.

Kombes Pol Aries menegaskan pentingnya pemeriksaan kendaraan dan kesehatan pengemudi. Menurutnya, kendaraan dan pengemudi yang dinyatakan lolos pemeriksaan akan ditempelkan stiker sebagai tanda kelayakan.

Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries
Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries
“Periksa kendaraannya, kita periksa kesehatannya, kemudian kita tempelkan stiker apabila memang kendaraan maupun pengemudi busnya lolos terhadap pemeriksaan yang dilakukan Ini akan memberikan dampak terhadap manajemen lebih peduli terhadap kendaraan-kendaraan yang akan dioperasionalkan,” ungkap Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries.

Dalam pelaksanaan ramp check, pendataan akan dilakukan melalui aplikasi Sistem Laporan Kegiatan Operasi (Sislakop) dengan format khusus yang akan dibagikan. Pelaporan kegiatan ramp check ini menjadi atensi khusus Korlantas Polri. Selain itu, petugas di lapangan diminta memaksimalkan penggunaan HP K3I dengan mengaktifkannya saat pelaksanaan operasi di kendaraan.

“Untuk pelaksanaan ramp check akan dilaksanakan pendataan melalui sislakop dengan format yang nanti akan kita kirimkan. Selain itu, pelaksanaan kegiatan ramp check agar maksimalkan HP K3I yang sudah ada nyalakan HP tersebut di kendaraan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Aries juga menginstruksikan kepada seluruh Polres agar melaksanakan kegiatan sesuai dengan wilayah masing-masing. Kegiatan preemtif dan preventif tetap menjadi dasar, disesuaikan dengan tantangan dan potensi kerawanan di daerah.

“Untuk Polres-Polres yang lain laksanakan seperti biasa yang sudah digarisbawahi di paparan tadi, ada kegiatan preemtif dan preventif, sesuaikan dengan apa yang menjadi tantangan di wilayah masing-masing,” tambahnya.

Terkait pemeriksaan kesehatan, ia menegaskan bahwa pengemudi yang terbukti mengonsumsi alkohol atau terindikasi menggunakan obat-obatan terlarang harus dihentikan dan tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Apabila tersedia sopir cadangan, maka sopir pengganti harus memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Apabila pada saat pelaksanaan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi didapati pengemudi menggunakan alkohol atau terindikasi menggunakan obat-obat terlarang, hentikan kendaraan tersebut. Kalau memang ada supir cadangannya, supir cadangannya silakan tapi yang sesuai dengan aturan,” tegas Kombes Pol Aries.

Pentingnya pencatatan hasil pemeriksaan kesehatan pengemudi, termasuk rekomendasi dari dinas kesehatan. Meski terdapat kondisi tertentu seperti tekanan darah tinggi namun masih direkomendasikan untuk melintas, hal tersebut tetap harus dicatat secara detail.

“Berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan yang rekan-rekan ajak pada saat pelaksanaan supir ini hasil pemeriksaannya darah tinggi tapi kalau masih rekomendasi dia melintas silahkan, tapi dicatat ada beberapa kecelakaan yang terjadi karena masih flu, dia minum obat, ngantuk, kecelakaan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan ramp check menjadi tanggung jawab Ditlantas Polda dengan menggandeng Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) setempat serta dinas kesehatan.

“Kegiatan ramp check, kita laksanakan dengan serius dan ini menjadi tanggung jawab Ditlantas Polda, bekerjasama dengan BPTD setempat dan dinas kesehatan,” ungkapnya.

Terakhir Kombes Pol Aries mengatakan, salah satu perbedaan signifikan Operasi Keselamatan 2026 dibandingkan operasi sebelumnya adalah pemeriksaan kendaraan secara langsung di jalan, khususnya terhadap angkutan penumpang umum bus dan travel.

“Untuk mencapai semua tujuan yang ada kegiatan yang kita laksanakan secara masif dan berbeda dari pelaksanaan kegiatan operasi sebelumnya adalah kegiatan pemeriksaan kendaraan di jalan khusus untuk angkutan penumpang umum bus maupun travel Itu yang kita lakukan,” pungkasnya.( Berbagai sumber).

Read More

Polsek Indrapura Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor, Pengembangan dari Kasus Sebelumnya

Sumatra Utara,Batu Bara-Indrapura || sergap24jam.com) Tanggal 02 Febuari 2026 – Unit Reskrim Polsek Indrapura berhasil mengamankan seorang laki-laki yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Batu Bara, AKP P. Tamba, penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi Nomor:…

Read More

CALON KETUA GOLKAR KAB .PALAS, BOMERTUA HSB SE, TURUNKAN ALAT BERAT PASCA LONGSOR DI SIRAISAN.

PALAS//sergap24jam.com – Minggu 1 pebruari 2026, pada pagi yg masih samar terdengar suara bergemuruh di sekitar lokasi satu satunya tempat rekreasi dan berwisata warga Padang lawas di mana tempat ini adalah sangat memanjakan mata dengan panorama alamnya yg sangat memukau dan untuk melepaskan penat bersama keluarga yaitu Desa SIRAISAN Kecamatan Ulu Barumun , Kab. Padang…

Read More

Presiden Prabowo ; MBG, CKG, dan Pendidikan Jadi Motor Kesejahteraan Serta Kemandirian Bangsa

By Redaksi Bogor//sergap24jam.com_JabarPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari makan bergizi gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis (CKG), hingga pemerataan pendidikan, telah menunjukkan capaian nyata sekaligus memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat. Seluruh kebijakan tersebut, kata Presiden, dijalankan secara terintegrasi sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan…

Read More

Operasi Keselamatan Toba 2026 Digencarkan, Satlantas Polres Batu Bara Edukasi Pelajar Demi Keselamatan Generasi Bangsa

Dalam rangka membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Himbauan Operasi Keselamatan Toba 2026 kepada anak-anak sekolah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, bertempat di Mako Polres Batu Bara. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat…

Read More

Polsek Indrapura Turun ke Sekolah: Sambang & DDS Perkuat Harkamtibmas, Pelajar Diajak Jauhi Tawuran, Narkoba, dan Hoaks

Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), jajaran Polsek Indrapura Polres Batu Bara terus menunjukkan komitmen nyata dengan menyentuh langsung lingkungan pendidikan. Pada Senin (02/02/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai, kegiatan Sambang dan Door to Door System (DDS) dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sei Suka, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara. Kegiatan tersebut…

Read More

Gerak Cepat Kurang dari 1×12 Jam, Satreskrim Polres Sergai Tangkap Pelaku Pembobolan SDN 105412 Sei Bamban

Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Sergap24jam.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serdang Bedagai berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar fasilitas pendidikan. Seorang pemuda berinisial MP alias Y (25) diamankan setelah diduga membobol SD Negeri No.105412 Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/36/II/2026/SPKT/Polres Sergai/Polda Sumut….

Read More

Perkuat Sinergi Pusat–Daerah, Bupati Anwar Sadat dan Wabup Katamso Hadiri Rakornas 2026 di Sentul

Bogor//sergap24jam.com Komitmen memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah kembali ditegaskan melalui kehadiran Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin…

Read More

Gerak cepat Polsek Kotanopan Turun Cek TKP tangani longsor dan evakuasi para korban

*Gerak cepat Polsek Kotanopan Turun Cek TKP tangani longsor dan evakuasi para korban*

MANDAILING NATAL – Sergap24jam.com-
Kepolisian Sektor (Polsek) Kotanopan bergerak cepat menangani peristiwa longsor tebing di lokasi penambangan emas tradisional yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka, Sabtu ( 31/01/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di area penambangan emas tradisional yang berada di sekitar aliran sungai dan persawahan, dengan jarak cukup jauh dari permukiman warga. Lokasi tersebut diduga merupakan area galian tambang tradisional yang kerap digunakan masyarakat setempat.

Akibat longsoran tanah dan batuan, seorang warga bernama Hartono (40), petani asal Desa Hutadangka, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara dua korban lainnya, yakni Masdi (50) dan Ahmad Sarif (28), yang juga berprofesi sebagai petani dan berasal dari desa yang sama, mengalami luka-luka pada bagian kaki akibat tertimbun material longsor.

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun dari masyarakat dan disampaikan kepada pihak kepolisian, ketiga korban bukanlah operator maupun pekerja mesin dompeng. Mereka merupakan warga yang sedang melakukan aktivitas penambangan emas secara tradisional di lokasi tersebut.

Saat kejadian berlangsung, aktivitas penambangan menggunakan mesin dompeng diketahui telah selesai dan mesin dalam kondisi tidak beroperasi. Di lokasi kejadian terdapat dua unit mesin dompeng.

Namun, secara tiba-tiba tebing galian tambang mengalami longsor dan material tanah serta batuan runtuh ke area bawah, menimpa para korban yang berada di sekitar galian.

Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Kotanopan langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal. Dua korban luka segera dievakuasi bersama masyarakat ke Puskesmas Kotanopan guna mendapatkan perawatan medis. Sementara korban meninggal dunia dibawa ke rumah duka.

Sebagai bentuk empati dan kepedulian, pihak Polsek Kotanopan juga mendatangi kediaman almarhum untuk menyampaikan duka cita dan belasungkawa kepada keluarga korban.

Melalui Kapolsek Kotanopan dan jajarannya, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy,S.I.K.M.Si., menyampaikan bahwa kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya melakukan pengecekan TKP, evakuasi korban, pendataan dan pemeriksaan saksi-saksi, koordinasi dengan tenaga medis terkait keperluan visum et repertum (VER), serta pemasangan garis polisi (police line) di lokasi kejadian bersama tim Inafis Polres Mandailing Natal.

Hingga saat ini, Polsek Kotanopan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti terjadinya longsor serta mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian yang berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku.

( Rel Zakaria)

Read More