Ketua HIPSI Madina Kutuk Keras Ucapan “Limpul Sian Siabu”, ( lima puluh dari Siabu ),Nilai Lecehkan Pribadi dan Profesi.

MANDAILING NATAL // Sergap24jam. Com– Ketua Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Kabupaten Mandailing Natal, Harmen Harahap, mengutuk keras ucapan “Limpul Sian Siabu” ( lima puluh dari Siabu )yang diduga diutarakan Maqrifatullah di grup WhatsApp (WAG),apa maksut beliau dengan ucapan itu,
Menurut Harmen, ucapan tersebut telah melecehkan, baik secara pribadi, profesi, maupun golongan.

“Ucapan tersebut telah melecehkan baik melecehkan secara pribadi, profesi atau golongan,” tegas Harmen.

Ketua HIPSI Madina Harmen Harahap, yang juga mengaku sebagai salah satu warga tertua dan wartawan tertua di Kecamatan Siabu.

Pernyataan Maqrifatullah di WAG yang menggunakan frasa “Limpul Sian Siabu” ( Lima puluh dari Siabu )atau “kali limpul don”( kali lima pulu ya) yang sebelumnya telah memicu polemik di kalangan warga dan insan pers di Kecamatan Siabu.

Pernyataan kecaman disampaikan, pada Selasa (26/10/2026), menyusul ramainya percakapan di grup WhatsApp Berita Sumut dan Alak Mandailing pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Harmen menyatakan, dirinya termasuk warga tertua dan wartawan tertua di Kecamatan Siabu, sehingga merasa perlu bersuara atas pernyataan tersebut.

“Saya termasuk warga tertua di Kecamatan Siabu,” tentu sepatutnya memberikan hak untuk bicara ,apa sebenarnya arti ucapan ataupun tujuan kalimat yang disampikan Maqrifatullah itu dan kemana saran kalimat itu , kata Harmen, Selasa (26/10/2026).

Ia menilai ucapan yang menyinggung asal-usul kewilayahan tidak sepatutnya disampaikan di ruang publik digital, terlebih di grup WhatsApp yang diikuti banyak pihak.

Menurut Harmen, frasa tersebut tidak hanya menyinggung pribadi, tetapi juga merendahkan profesi wartawan dan warga Kecamatan Siabu secara kolektif. Karena itu, ia meminta agar persoalan tersebut diselesaikan secara bermartabat dengan mengedepankan klarifikasi dan etika komunikasi publik.

Hingga kini
Maqrifatullah belum memberikan tanggapan resmi terkait kecaman tersebut, Harmein sangat heran apa tujuan beliau sebenarnya karena berita di beberapa Media Online bermunculan ,namun Maqrifatullah tidak ada terliha peduli antar sesama rekan,tutup Armen.
( HH).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *