Wujud Nyata Kepedulian, Polres Langkat Bagikan Takjil Jelang Berbuka

Langkat // Sergap24jam. Com. Memasuki hari ke-10 Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polres Langkat kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pembagian takjil, Sabtu (28/2/2026) sore. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIB tersebut dilaksanakan di depan Mako Polres Langkat, Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Sasaran…

Read More

Penasehat Koperasi wartawan Siabu sekitar( Korwasis),, harapkan Pemerintah tinjau keluhan para petani sawah di kecamatan Siabu sekitar,, terkait saluran Irigasi yang Jebol baru baru ini.

Penasehat Koperasi wartawan Siabu sekitar( Korwasis),, harapkan Pemerintah tinjau keluhan para petani sawah di kecamatan Siabu sekitar,, terkait saluran Irigasi yang Jebol baru baru ini.

sergap24 jam.com
Madina,( 01/03/2026)
Penasehat Koperasi wartawan Siabu sekitar( Korwasoson) kab Madina,sekaligus Biro Media sergap24jam.com ,,harapkan Pemda Madina tinjau dan perbaiki ,,saluran Irigasi di wilayah kecamatan Siabu,hususnys di KL Simangambat sekitar.

Penasehat Korwasis Madina Harmen Harahap yang juga sebagai wartawan juga sebagai petani sawah di kecamatan Siabu memang apa yang diberitakan di beberapa media online baru baru ini banar adanya ,dimana  pada setiap tahunnya kecamatan Siabu selalu langganan banjir dan kekeringan itu semua akibat saluran irigasi ada Tanggul jebol, ini berdampak menggenangi sawah para petani contohnya seperti yang di alami para petani di KL Simangambat sekitarnya sehingga 800 Ha lebih digenangi air diperkirakan gagal panen.

Pada tahun lalu Tanggul Irigasi BWS II  Batang Angkola Jebol lebih kurang 150 mtr di wilayah desa Aekbadak Jae kec.Sayur Matinggi kab Tapanuli Selatan ,akibatnya 3 x panen petani tidak mendapat pasokan air Irigasi,sehingga para petani di kecamatan Siabu sangat kecewa dimana hasil pertanian tidak seperti biasa dan banyak yang tidak bertani akibat tidak air, dan Tanggul yang Jebol itu baru selesai di awal januari 2026.

Kami bersama Korwasis Madina berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ,Pemda Propsu ,pemerintah Pusatyang membidangi dan DPRD Madina sebagai wakil rakyat untuk turun milihat kenyataan ,agar bagai mana langkah pemerintah menanggulangi keluhan para petani sawah di kecamatan Siabu agar bisa terwujut demi kesuksesan petani kedepannya .(HH).

Read More

Cegah Balap Liar dan 3C, Polsek Lima Puluh Intensifkan Patroli “Asmara Subuh” di Titik Rawan

Personel Polsek Lima Puluh Polres Batu Bara menggelar patroli mobile berskala rutin pada pagi hari guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Fokus utama patroli ini adalah mengantisipasi tindak kejahatan jalanan dan aktivitas remaja yang kerap disebut sebagai “Asmara Subuh”. ​Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (1/3/2026) ini dimulai pukul 05.30 WIB. Langkah tersebut diambil…

Read More

Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Indrapura melaksanakan kegiatan Patroli Presisi Roda-4 guna mengantisipasi tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor) serta kejahatan jalanan lainnya di wilayah hukumnya, Minggu (1/3/2026) pagi. Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sejak pukul 05.30 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah titik rawan kriminalitas dan gangguan kamtibmas,…

Read More

Ciptakan Ketertiban Pagi Hari, Satlantas Polres Batu Bara Patroli “Asmara Subuh” di Labuhan Ruku

Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan patroli rutin bertajuk “Asmara Subuh” di kawasan Labuhan Ruku, Minggu (1/3). Kegiatan ini dilakukan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta menjaga kamseltibcarlantas di pagi hari. ​Patroli yang dimulai sekira pukul 06.00 WIB ini menyasar sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya para…

Read More

Beberapa wartawan yang bergabung di Korwasis Madina Soroti Lambatnya Penanganan Tanggul Aek Muara Sada yang Jebol, yang berdampak 830 Hektar Sawah Terancam Puso

Beberapa wartawan yang bergabung di Korwasis Madina Soroti Lambatnya Penanganan Tanggul Aek Muara Sada yang Jebol, yang berdampak 830 Hektar Sawah Terancam Puso

sergap24 jam.com
Madina, pada (28/02/2026), beberapa jurnalis yang tergabung dalam Koordinator Wartawan Eksis (Korwasis) Mandailing Natal secara resmi menyatakan sikap keprihatinan mendalam atas bencana jebolnya tanggul Aek Muara Sada di wilayah kl Simangambat sekitarnya.

Insiden ini kini menjadi viral setelah laporan lapangan menunjukkan dampak ekonomi yang masif bagi masyarakat agraris setempat.

Berdasarkan data yang dihimpun tim di lapangan, luapan air akibat jebolnya tanggul tersebut telah merendam dan merusak sedikitnya 830 hektar lahan pertanian warga.

Angka ini memicu kekhawatiran serius akan terjadinya gagal panen (puso) massal yang mengancam ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di kawasan tersebut.

Utama Sorotan Korwasis Madina:
Dampak Ekonomi Luar Biasa, Kerusakan lahan seluas 830 hektar bukan sekadar angka statistik, melainkan hilangnya mata pencaharian ratusan kepala keluarga.
Urgetnitas Perbaikan,

Korwasis mendesak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui dinas terkait (PUPR dan Pertanian) serta Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera melakukan tindakan darurat (tanggap darurat) guna menutup tanggul yang jebol.

“Menyoroti perlunya audit, terhadap pemeliharaan infrastruktur irigasi di wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa berulang di masa depan.
“Kami tidak hanya melaporkan fakta, tapi kami mengawal jeritan petani. 830 hektar itu luas yang sangat signifikan. Jika tidak segera ditangani secara permanen, dampak sosialnya akan panjang,” ujar ketua Korwasis Madina Ringgo siregar dan para petinggi korwasis di damping tokoh masyarakat Ahmatmat, Pontas hasibuan di lokasi lahan pertanian di huraba kecamatan Siabu Sabtu 28/02/2026 dalam keterangan persnya hari ini.
Kondisi di Lapangan
Hingga saat ini, para petani di desa huraba dan Siabu dan bonandolok kecamatan Siabu kabupaten Mandailing Natal

dilaporkan hanya bisa pasrah melihat tanaman padi mereka yang mulai membusuk terendam air. Upaya swadaya masyarakat telah dilakukan, namun keterbatasan alat berat membuat perbaikan tanggul tidak maksimal menghadapi debit air yang tinggi. Yang seharusnya alat Beko ampibi di kucurkan untuk pengerukan di Aek muara Sada Simangambat

Korwasis Madina berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga ada tindakan nyata dari pemerintah pusat maupun daerah, demi memastikan para petani mendapatkan kompensasi atau bantuan bibit serta perbaikan infrastruktur yang layak.

Dalam hal itu Pemda Madina yang membidangi seharusnya lebih tanggap menangani perbaikan tanggul itu,jangan sempat terulang lagi pada tahun lalu jebolnya Tanggul Irigasi Batang Angkola sempat 3 x panen para petani sangat kecewa sehingga hasil panen tidak memuaskan ,karena tidak ada air dari saluran irigasi Batang Angkola .( HARMEIN Hrp)

Read More

Beberapa wartawan yang bergabung di Korwasis Madina Soroti Lambatnya Penanganan Tanggul Aek Muara Sada yang Jebol, yang berdapkak 830 Hektar Sawah Terancam Puso

Beberapa wartawan yang bergabung di Korwasis Madina Soroti Lambatnya Penanganan Tanggul Aek Muara Sada yang Jebol, yang berdapkak 830 Hektar Sawah Terancam Puso

sergap24 jam.com
​Madina, pada (28/02/2026), beberapa jurnalis yang tergabung dalam Koordinator Wartawan Eksis (Korwasis) Mandailing Natal secara resmi menyatakan sikap keprihatinan mendalam atas bencana jebolnya tanggul Aek Muara Sada di wilayah kl Simangambat sekitarnya.

Insiden ini kini menjadi viral setelah laporan lapangan menunjukkan dampak ekonomi yang masif bagi masyarakat agraris setempat.

​Berdasarkan data yang dihimpun tim di lapangan, luapan air akibat jebolnya tanggul tersebut telah merendam dan merusak sedikitnya 830 hektar lahan pertanian warga.

Angka ini memicu kekhawatiran serius akan terjadinya gagal panen (puso) massal yang mengancam ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di kawasan tersebut.

​Utama Sorotan Korwasis Madina:
​Dampak Ekonomi Luar Biasa, Kerusakan lahan seluas 830 hektar bukan sekadar angka statistik, melainkan hilangnya mata pencaharian ratusan kepala keluarga.
​Urgetnitas Perbaikan,

Korwasis mendesak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui dinas terkait (PUPR dan Pertanian) serta Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera melakukan tindakan darurat (tanggap darurat) guna menutup tanggul yang jebol.

“Menyoroti perlunya audit, terhadap pemeliharaan infrastruktur irigasi di wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa berulang di masa depan.
​”Kami tidak hanya melaporkan fakta, tapi kami mengawal jeritan petani. 830 hektar itu luas yang sangat signifikan. Jika tidak segera ditangani secara permanen, dampak sosialnya akan panjang,” ujar ketua Korwasis Madina Ringgo siregar dan para petinggi korwasis di damping tokoh masyarakat Ahmatmat, Pontas hasibuan di lokasi lahan pertanian di huraba kecamatan Siabu Sabtu 28/02/2026 dalam keterangan persnya hari ini.
​Kondisi di Lapangan
​Hingga saat ini, para petani di desa huraba dan Siabu dan bonandolok kecamatan Siabu kabupaten Mandailing Natal

dilaporkan hanya bisa pasrah melihat tanaman padi mereka yang mulai membusuk terendam air. Upaya swadaya masyarakat telah dilakukan, namun keterbatasan alat berat membuat perbaikan tanggul tidak maksimal menghadapi debit air yang tinggi. Yang seharusnya alat Beko ampibi di kucurkan untuk pengerukan di Aek muara Sada Simangambat

​Korwasis Madina berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga ada tindakan nyata dari pemerintah pusat maupun daerah, demi memastikan para petani mendapatkan kompensasi atau bantuan bibit serta perbaikan infrastruktur yang layak.

Dalam hal itu Pemda Madina yang membidangi seharusnya lebih tanggap menangani perbaikan tanggul itu,jangan sempat terulang lagi pada tahun lalu jebolnya Tanggul Irigasi Batang Angkola sempat 3 x panen para petani sangat kecewa sehingga hasil panen tidak memuaskan ,karena tidak ada air dari saluran irigasi Batang Angkola .( HARMEIN Hrp)

Read More

Sorot “Blue Light” di Jalur Lintas Sumatera, Satlantas Polres Batu Bara Jamin Keamanan Pengguna Jalan Dini Hari

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara mengintensifkan kegiatan patroli malam hingga dini hari guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di sepanjang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum). ​Melalui sandi “Patroli Blue Light”, korps sabuk putih ini menyisir titik-titik rawan macet dan rawan kecelakaan (laka) di wilayah hukum Polres Batu Bara, Minggu (1/3/2026) mulai pukul 00.00 WIB….

Read More

Antisipasi Begal dan Balap Liar, Personel Polsek Indrapura Patroli Sisir Jalinsum Hingga Access Road Inalum

Jajaran Personel Polsek Indrapura Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan patroli rutin skala sedang guna mengantisipasi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Patroli ini difokuskan pada sasaran aksi balap liar, begal, hingga tawuran remaja di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Indrapura, Sabtu (28/2/2026) malam. ​Kegiatan yang dimulai sekira pukul 22.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polsek…

Read More

Hadirkan Rasa Aman, Polsek Labuhan Ruku Patroli Skala Sedang Sisir Titik Rawan Malam Minggu

​BATU BARA, Guna memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, jajaran Polsek Labuhan Ruku Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan patroli rutin secara mobile di sejumlah titik rawan pada malam akhir pekan, Sabtu (28/2/2026). ​Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Ipda B. Z. Damanik, S.H., ini bertujuan untuk mengantisipasi aksi kriminalitas serta…

Read More