Penimbunan Solar Bersubsidi Di Jalan Yos Sudarso Diduga Dikelola Mafia BBM, Publik Soroti Kinerja APH
MEDAN//sergap24jam.com – Dugaan praktik penimbunan dan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di kawasan, Gang Sumo, Jalan Kolonel Yos Sudarso, Kota Medan, menjadi sorotan. Polda Sumatera Utara didesak segera turun tangan menyelidiki gudang yang diduga menjadi pusat penampungan dan distribusi solar subsidi secara ilegal.
Berdasarkan penelusuran lapangan dan keterangan warga, Jumat (6/11/2026), sejumlah truk tangki yang diduga telah dimodifikasi serta mobil boks berkapasitas besar terlihat kerap keluar-masuk lokasi, terutama malam hingga menjelang dini hari.
Menurut warga Kendaraan tersebut diduga mengangkut solar dari sejumlah SPBU di Medan dan sekitarnya untuk ditampung, diduga dioplos, kemudian diperjualbelikan kembali dengan harga industri.
“Keluar masuk kendaraan sangat mencurigakan, terutama malam hari. Bau solar juga sangat menyengat sehingga warga khawatir terjadi kebakaran,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Jika terbukti, praktik tersebut berpotensi merugikan negara dan merampas hak masyarakat yang seharusnya menerima BBM bersubsidi. Karena itu, penyelidikan tidak boleh hanya menyasar sopir maupun pekerja gudang, tetapi harus menelusuri pemasok, pemilik modal, penadah, hingga jaringan distribusinya.
Lebih serius lagi, muncul dugaan adanya pihak-pihak tertentu, termasuk oknum aparat, yang memberikan perlindungan terhadap aktivitas tersebut.
Kapolda Sumut didesak segera memeriksa gudang Gang Sumo, mengidentifikasi pemilik dan pengelolanya, menelusuri asal-usul pasokan solar, memeriksa kendaraan pengangkut, serta mengusut dugaan pengoplosan dan penjualan kembali BBM subsidi.
Jika ditemukan bukti keterlibatan oknum aparat, penindakan harus dilakukan tanpa pandang bulu.
Pertanyaan publik kini sederhana: siapa pemilik gudang, dari mana solar diperoleh, ke mana BBM tersebut dijual, dan siapa yang diduga membekingi operasionalnya.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media mencoba konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Ardian Rizki Lubis, melalui sambungan seluler, tetapi Kasat Reskrim Bungkam.
Jurnalis : Syahreza Nasution

